PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Prakirawan Cuaca dari Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya, Lian Andriani, menyampaikan laporan prakiraan cuaca untuk wilayah Kalimantan Tengah selama satu minggu ke depan.

Berdasarkan data yang dihimpun, kondisi cuaca di wilayah ini secara umum akan didominasi oleh langit yang berawan, namun tetap terdapat potensi hujan ringan hingga sedang yang dapat terjadi di beberapa daerah.

Secara detail, kondisi suhu udara di Kalimantan Tengah diprediksi berkisar antara 23 derajat Celcius hingga 34 derajat Celcius. Sementara itu, kelembapan udara berada di kisaran 50 persen hingga 100 persen. Untuk pergerakan angin, umumnya bertiup dari arah Tenggara hingga Timur Laut dengan kecepatan yang bervariasi, berkisar antara 5 hingga 20 kilometer per jam.

Di wilayah perairan selatan Kalimantan Tengah, prospek tinggi gelombang selama seminggu ke depan diprediksi berada pada level rendah, yaitu berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter.

Meskipun demikian, Lian Andriani mengingatkan bahwa kondisi ini dapat berubah seiring dengan perkembangan cuaca, khususnya jika terdapat gangguan dari sistem cuaca yang lebih aktif di sekitar wilayah tersebut.

"Masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi," katanya, Selasa, 24 Maret 2026.

Terdapat kemungkinan turunnya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai dengan petir atau kilat serta angin kencang. Selain itu, juga berpotensi terjadi hujan lokal intensitas sedang hingga lebat dengan durasi singkat yang bisa disertai angin kencang, bahkan angin puting beliung di sejumlah titik.

Pihak BMKG juga mengingatkan akan adanya pertumbuhan awan konvektif, atau awan Cumulonimbus, yang berpotensi memicu hujan deras dan angin kencang.

Fenomena ini juga dapat berdampak pada peningkatan tinggi gelombang di wilayah pesisir dan perairan selatan Kalimantan Tengah. Oleh karena itu, masyarakat yang beraktivitas di laut, khususnya para nelayan, diimbau untuk selalu berhati-hati.

Dampak dari cuaca buruk tersebut juga perlu diantisipasi, seperti kemungkinan terjadinya genangan air, banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang.

"Kami minta masyarakat dapat selalu memantau perkembangan informasi cuaca terkini dan mengambil langkah-langkah kewaspadaan yang diperlukan demi menjaga keselamatan diri serta aset yang dimiliki," pungkasnya. (PATHUR/j)