PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Hingga H+2 libur Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah sebanyak 15.680 pengunjung memadati objek wisata Pantai Bugam Raya yang berada di Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Kawasan Bugam Raya yang meliputi Kubu, Teluk Bogam, dan Keraya menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat untuk menghabiskan masa libur Lebaran. 

Keindahan pantai yang alami serta suasana pesisir yang khas menjadi daya tarik utama bagi para wisatawan.

Selain panorama pantai, kawasan ini juga dikenal dengan beragam kuliner hasil laut seperti udang, kepiting, rajungan, dan kerang yang menjadi incaran pengunjung. Tidak heran, setiap momen libur nasional, khususnya Lebaran, kawasan ini selalu dipadati wisatawan.

Kepala Dinas Pariwisata Kotawaringin Barat, Rona Nirwana, mengatakan lonjakan pengunjung mulai terlihat sejak 23 Maret 2026. Tidak hanya warga lokal, wisatawan dari luar daerah juga turut memadati kawasan wisata tersebut.

“Data sampai dengan tanggal 23 dan 24 Maret 2026, jumlah kunjungan mencapai 15.680 pengunjung ke kawasan Pantai Bugam Raya. Untuk kenaikan maupun penurunan data masih bergerak karena hari ini masih berjalan, bahkan diperkirakan terus meningkat hingga Minggu, 29 Maret 2026 bertepatan dengan berakhirnya liburan sekolah,” ujar Rona, Selasa, 24 Maret 2026.

Ia menambahkan, tingginya jumlah kunjungan tersebut turut memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dari retribusi tiket masuk, tercatat pemasukan mencapai Rp78.400.000.

“Hal ini membuktikan bahwa destinasi wisata jika dikelola dengan baik dapat memberikan pendapatan bagi daerah,” jelasnya.

Menurutnya, keberadaan Bugam Raya tidak hanya berdampak pada pendapatan daerah, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Warga dapat memanfaatkan peluang usaha dari sektor pariwisata, seperti berjualan kuliner maupun jasa lainnya.

“Keberadaan Bugam Raya bukan saja mampu memberikan pendapatan bagi daerah, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar sebagai pelaku wisata,” tambahnya.

Rona mengimbau masyarakat untuk turut menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di kawasan wisata tersebut. Menurutnya, kondisi pantai yang bersih dan nyaman akan memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung.

“Diharapkan masyarakat sekitar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan objek wisata, karena dengan kondisi pantai yang bersih, pengunjung akan merasa nyaman menikmati liburan,” pungkasnya. (DANANG/R)