BORNEONEWS, Sampit - Bandara Haji Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur mencatat telah melayani 5.078 penumpang baik kedatangan maupun keberangkatan, selama periode arus mudik 2026 yang dihitung dari H-8 hingga Hari Raya Idul Fitri, yakni 13-21 Maret 2026.
“Angka tersebut merupakan akumulasi pergerakan penumpang sejak awal Posko Angkutan Lebaran 2026, yang dimulai 13 Maret 2026 ” kata PIC Civil Aviation Publication Team (CAPT) Bandara Haji Asan Sampit Alfiansyah, Selasa 24 Maret 2026.
Pergerakan penumpang pada periode angkutan Lebaran kali ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Berdasarkan data rekapitulasi lalu lintas angkutan udara (LLAU) periode yang sama H-8 hingga Hari-H Lebaran, yakni 23 - 31 Maret 2025 dan 13 - 21 Maret 2026, jumlah pergerakan penumpang pada 2025 sebanyak 4.262 orang, dengan rincian penumpang berangkat sebanyak 2.524 dan penumpang turun 1.738 orang.
Sementara pada 2026 meningkat menjadi 5.078 orang, dengan rincian 3.063 penumpang berangkat dan 2.015 penumpang turun.
Menurutnya, lonjakan ini didorong bertambahnya jumlah maskapai yang beroperasi dibandingkan tahun lalu, sehingga kapasitas angkut dan frekuensi penerbangan dari dan menuju Sampit mengalami peningkatan yang cukup tajam.
“Jika sebelumnya jumlah penerbangan dalam sehari rata-rata empat, dengan rincian dua kedatangan dan dua keberangkatan, kini jumlahnya menjadi dua kali lipat, dengan rincian empat kedatangan dan empat keberangkatan,” sebutnya.
Kehadiran Wings Air yang kini mendampingi NAM Air sebagai maskapai yang beroperasi di bandara satu-satunya di Bumi Habaring Hurung tersebut menjadi faktor utama peningkatan ini.
Tahun lalu, pada rentang waktu tersebut hanya ada 38 penerbangan dengan rincian 19 kedatangan dan 19 keberangkatan, sedangkan pada tahun ini ada 70 penerbangan dengan rincian 35 kedatangan dan 35 keberangkatan.
“Untuk jadwal penerbangan selama angkutan Lebaran ini tidak ada libur, setiap hari tetap ada penerbangan dan tidak sedikit yang berangkat itu tepat pada Hari Raya Idul Fitri, kemarin itu ada 500 orang lebih,” tambahnya.
Ia menambahkan, Posko Angkutan Lebaran 2026 masih berlanjut hingga 30 Maret 2026. Kini pihaknya fokus pada pengawasan dan pelayanan untuk periode arus balik. Memasuki hari ke 12 posko tren pergerakan penumpang masih cukup tinggi.
Tingginya permintaan masyarakat membuat tiket penerbangan untuk rute favorit tujuan Pulau Jawa telah habis terjual. Pasalnya, dari 13 hingga 30 Maret mendatang, tiket pesawat untuk rute Sampit menuju Jakarta, Surabaya, dan Semarang sudah tidak lagi tersedia.
“Tiket sudah habis semua untuk rute Sampit-Surabaya, Sampit-Jakarta, dan Sampit-Semarang. Yang masih ada itu Sampit-Banjarmasin dan Sampit-Palangka Raya, kalau rute ke Jawa sudah habis semua,” demikian Alfiansyah.
ANTARA









