SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Bandara H Asan Sampit mencatat total pergerakan penumpang angkutan Lebaran 2026 mencapai 5.844 orang. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah seiring posko angkutan Lebaran yang dibuka hingga 30 Maret 2026.

"Saat ini arus balik sudah mulai ramai. Angkutan Lebaran juga meningkat dibandingkan tahun lalu karena saat ini 2 operator pesawat beroperasi, Wings Air dan Nam Air. Kalau tahun lalu hanya ada Nam Air," kata PIC CAPT Bandara H Asan Sampit, Alfiansyah, Selasa, 24 Maret 2026.

Data tersebut merupakan akumulasi dari periode 13 hingga 23 Maret 2026. Selama rentang waktu tersebut, tercatat sebanyak 82 pergerakan pesawat, baik kedatangan maupun keberangkatan.

Dari total pergerakan itu, jumlah penumpang yang datang dan berangkat mencapai 5.844 orang. Sementara itu, volume kargo tercatat sebesar 19.745 kilogram.

Jika dibandingkan dengan periode angkutan Lebaran tahun sebelumnya, terjadi peningkatan signifikan.

Pada 2025, hanya tercatat 46 pergerakan pesawat dengan jumlah penumpang sebanyak 5.003 orang. Namun, untuk volume kargo justru mengalami penurunan dari sebelumnya 23.177 kilogram.

Peningkatan jumlah penumpang tahun ini dipengaruhi bertambahnya maskapai yang beroperasi. Selain Nam Air, kini Wings Air juga melayani sejumlah rute dari dan ke Sampit.

Jadwal penerbangan saat ini cukup beragam. Maskapai Nam Air melayani rute Sampit–Jakarta setiap hari. Selanjutnya rute Sampit-Surabaya terjadwal hari Senin, Rabu, Kamis, Jumat dan Minggu. Kemudian Sampit-Semarang terjadwal Selasa, Kamis dan Sabtu. 

Sedangkan maskapai Wings Air rute Sampit-Banjarmasin terjadwal hari Selasa, Kamis, dan Sabtu. Kemudian rute Sampit-Surabaya hari Selasa, Kamis dan Sabtu.

Kemudian Sampit-Pangkalan Bun terjadwal Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Sedangkan Sampit-Palangka Raya terjadwal Senin, Rabu, Jumat dan Minggu. 

Selama operasional posko angkutan Lebaran, aktivitas penerbangan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Meski sempat terjadi keterlambatan, kondisi tersebut dinilai masih dalam batas normal.

Alfiansyah menambahkan, rute menuju Pulau Jawa menjadi yang paling diminati, khususnya tujuan Surabaya. Bahkan, pada 21 Maret 2026, dilakukan penerbangan tambahan (extra flight) rute Sampit-Surabaya pulang-pergi (PP) untuk mengakomodasi lonjakan penumpang.

"Untuk rute ke Pulau Jawa baik tujuan Jakarta, Semarang maupun Surabaya selalu penuh pada momen angkutan Lebaran ini. Kalau rute antar Kalimantan memang kurang," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/R)