BORNEONEWS, Sampit – Direktur RSUD dr Murjani Sampit dr. Yulia Nofiany menegaskan bahwa setiap kritik dan masukan dari masyarakat akan dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
"Saya selalu melihat kritikan itu sebagai evaluasi untuk kita menjadi lebih baik dan kita berterima kasih kepada masyarakat yang memberikan atensi kepada layanan kita. Berarti mereka memperhatikan kita dan menginginkan kita menjadi lebih baik," ujarnya, Kamis, 26 Maret 2026.
Setiap masukan yang diterima tidak hanya dilihat dari satu kasus tertentu, tetapi sebagai bagian dari rangkaian pelayanan secara keseluruhan. Oleh karena itu, evaluasi dilakukan secara internal dengan melibatkan bidang terkait.
"Kemudian dari internal kami melakukan evaluasi. Saya sudah meneruskan ke bidang-bidang terkait yang menjadi atasan langsung untuk memperbaiki kinerja, karena pada hakikatnya kami adalah pelayan masyarakat," tambahnya.
Ia menekankan pentingnya peningkatan sikap pelayanan, seperti keramahan dan profesionalitas, mengingat ekspektasi masyarakat terhadap layanan kesehatan yang semakin tinggi.
"Keluhan seperti itu kami sikapi dengan evaluasi internal. Kami terus mengingatkan bahwa masyarakat menginginkan pelayanan prima, keramahan, dan kita memang harus menyadari bahwa kita adalah pelayan," katanya.
RSUD dr Murjani Sampit memiliki sekitar 826 tenaga kerja dari berbagai profesi yang terlibat dalam pelayanan, mulai dari pendaftaran hingga pasien selesai mendapatkan layanan.
Karena itu, ia berharap kritik yang disampaikan masyarakat dapat lebih spesifik dan konstruktif, agar perbaikan yang dilakukan bisa lebih terarah.
"Kami harus siap menerima kritik sebagai bahan evaluasi, tetapi kritik itu harus jelas dan berimbang. Titik mana yang dikeluhkan harus spesifik, sehingga bisa kami intervensi dan perbaiki dengan tepat," bebernya.
Pihaknya akan terus memperkuat koordinasi internal serta memotivasi seluruh tenaga kesehatan dan staf untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di Kotim. (DEWI PATMALASARI/R)









