PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Penerapan sistem kerja Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah dinilai sebagai salah satu solusi yang efektif untuk menghemat konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Ansyari, menanggapi kemungkinan kebijakan serupa yang akan diterapkan oleh pemerintah pusat.

Menurut Muhammad Ansyari, sistem kerja WFH memiliki dampak langsung yang nyata terhadap pengurangan penggunaan kendaraan bermotor.

Dengan lebih banyak orang yang bekerja dari rumah, volume lalu lintas di jalan raya akan berkurang, yang secara otomatis menurunkan kebutuhan serta konsumsi bahan bakar minyak secara signifikan.

Selain faktor penghematan energi, Ansyari juga menilai bahwa kebijakan ini membawa dampak positif lainnya.

Salah satunya adalah pengurangan tingkat kemacetan di perkotaan yang selama ini sering menjadi masalah, serta penurunan emisi polusi udara yang dihasilkan dari asap kendaraan, sehingga kualitas lingkungan dapat terjaga dengan lebih baik.

Merespons potensi kebijakan yang akan dikeluarkan oleh pemerintah pusat, politisi dari Kalimantan Tengah ini menegaskan kesiapannya untuk memberikan dukungan penuh.

Ia berpendapat bahwa jika kebijakan tersebut terbukti bermanfaat dan membawa kebaikan bagi kepentingan umum, maka langkah tersebut patut untuk didukung dan diterapkan.

“Saya siap mendukung penuh jika pemerintah pusat nantinya menerapkan kebijakan WFH bagi instansi-instansi tertentu. Kebijakan yang berorientasi pada efisiensi dan kesejahteraan masyarakat, serta menjaga ketersediaan energi nasional, tentu harus kita apresiasi dan dukung bersama,” ujar Ansyari di Palangka Raya, Kamis 26 Maret 2026.

Ansyari berharap setiap kebijakan yang diambil oleh pemerintah pusat dapat dirasakan manfaatnya secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

"Saya mengimbau agar jika kebijakan ini diterapkan, sosialisasi yang matang dilakukan agar pelaksanaannya dapat berjalan lancar dan sesuai dengan tujuan yang diharapkan," pungkasnya. (PATHUR/R)