PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Palangka Raya menggelar Rapat Paripurna ke-7 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025/2026 pada Kamis malam, 26 Maret 2026.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 WIB di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Palangka Raya, Jalan Ir. Soekarno, Komplek Perkantoran Pemerintah Kota Palangka Raya.

Rapat paripurna menjadi agenda pembahasan yang berkaitan langsung dengan kinerja pemerintah daerah serta arah kebijakan pembangunan ke depan. Sejumlah anggota dewan, unsur Forkopimda, dan undangan lainnya dijadwalkan hadir dalam forum resmi tersebut.

Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, menyampaikan bahwa rapat paripurna ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan dan legislasi DPRD. 

“Rapat ini membahas pertanggungjawaban kepala daerah sekaligus membicarakan rancangan kebijakan daerah ke depan,” ujarnya, Kamis, 26 Maret 2026.

Dalam agenda utama, Wali Kota Palangka Raya dijadwalkan menyampaikan pidato pengantar terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025. Penyampaian ini menjadi dasar bagi DPRD dalam melakukan evaluasi terhadap kinerja pemerintah kota selama satu tahun anggaran.

Selain itu, wali kota juga akan menyampaikan pidato pengantar terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengurangan Risiko Bencana. Raperda ini dinilai penting mengingat Kota Palangka Raya memiliki potensi bencana yang perlu diantisipasi secara sistematis melalui regulasi yang kuat.

Agenda lainnya adalah persetujuan penetapan Raperda, termasuk laporan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) terhadap hasil fasilitasi Raperda tentang penanggulangan kemiskinan. 

Tahapan ini mencakup permintaan persetujuan, pembacaan keputusan DPRD, hingga penandatanganan berita acara persetujuan bersama.

Subandi berharap seluruh rangkaian rapat paripurna dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami berharap sinergi antara legislatif dan eksekutif terus terjalin demi mewujudkan pembangunan yang lebih baik di Kota Palangka Raya,” tutupnya. (MARINI/J)