PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun -  Rencana pemulangan jenazah Birute Marija Filomena Galdikas ke Indonesia terus dipersiapkan.

Tokoh konservasi orangutan tersebut direncanakan akan dimakamkan di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), sesuai dengan keinginan semasa hidupnya.

Manager Program Orangutan Foundation International (OFI) Dudy Kurniawan, Kamis, 26 Maret 2026 menyampaikan bahwa saat ini proses administrasi masih berlangsung di Kedutaan Besar Republik Indonesia (Kedubes RI) di Amerika Serikat.

“Rencana beliau akan dibawa ke Pangkalan Bun untuk dimakamkan. Saat ini masih dalam proses pengurusan administrasi di Kedubes RI,” ujar Dudy, Kamis, 26 Maret 2026.

Dudy Kurniawan menjelaskan, proses tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 2 hingga 3 minggu hingga seluruh dokumen dan prosedur selesai.

“Perkiraan waktu pengurusan sekitar 2 sampai 3 minggu. Kita berharap semua berjalan lancar sehingga bisa segera dipulangkan ke Indonesia,” jelas Dudy Kurniawan.

Sebelumnya diberitakan, Birute Marija Filomena Galdikas merupakan sosok penting dalam upaya pelestarian orangutan, khususnya di Taman Nasional Tanjung Puting, Kabupaten Kobar, Provinsi Kalimantan Tengah.

Keinginan untuk dimakamkan di Pangkalan Bun menjadi bukti kuat kedekatan dan kecintaan mendiang terhadap Indonesia, terutama KalimantanTengah yang telah menjadi bagian besar dalam perjalanan hidup dan pengabdiannya.

Hingga saat ini, berbagai pihak terus berkoordinasi untuk memastikan proses pemulangan jenazah dapat berjalan sesuai rencana dan menghormati amanat terakhir dari tokoh konservasi dunia tersebut. (WAHYU KRIDA/j)