BORNEONEWS, Palangka Raya – Kinerja pengamanan arus mudik hingga menjelang arus balik dalam rangka Operasi Ketupat Telabang 2026 di Kalimantan Tengah (Kalteng) menunjukkan hasil positif dengan tercatatnya penurunan jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan melalui Dirlantas Kombes Pol Yusep Dwi Prastiya, menyampaikan secara umum jumlah kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan, dari 30 kejadian pada tahun 2025 menjadi 29 kejadian pada tahun 2026.
“Data analisis dan evaluasi (anev) mencatat, meskipun terjadi dinamika pada jumlah korban, upaya pengamanan yang dilakukan mampu menekan angka kejadian secara keseluruhan selama operasi berlangsung,” ujar Yusep, Kamis, 26 Maret 2026.
Keberhasilan ini, lanjutnya, tidak lepas dari pendekatan preemtif dan preventif yang dilakukan jajaran kepolisian di sejumlah titik rawan di wilayah Kalteng. Hal ini menunjukkan bahwa langkah-langkah pengamanan, termasuk edukasi kepada masyarakat, berjalan cukup efektif dalam menekan potensi kecelakaan.
Namun, di sisi lain, terdapat dinamika pada data jumlah korban. Jumlah korban luka ringan mengalami peningkatan dari 26 orang pada 2025 menjadi 61 orang pada 2026, yang mengindikasikan bahwa sebagian besar kecelakaan yang terjadi bersifat tidak fatal.
Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia tercatat naik dari 9 orang menjadi 14 orang. Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi jajaran kepolisian untuk terus ditekan, khususnya menjelang puncak arus balik.
“Kami terus melakukan evaluasi untuk menekan fatalitas korban, termasuk dengan memperkuat pengawasan di titik rawan dan meningkatkan kesiapsiagaan personel,” tegasnya.
Data operasi juga menunjukkan peningkatan signifikan pada kegiatan penegakan hukum. Jumlah teguran yang diberikan naik dari 5.039 menjadi 11.869, dengan total tindakan yang diambil mencapai 11.683 selama operasi berlangsung.
Peningkatan ini mencerminkan intensitas pengawasan yang lebih tinggi di lapangan sebagai strategi meningkatkan disiplin masyarakat.
“Kami akan terus mengoptimalkan pengawasan pada arus balik, agar situasi tetap aman, tertib, dan angka kecelakaan dapat terus ditekan,” pungkas Yusep. (PATHUR/j)









