SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Kepergian Camat Baamang Sufiansyah meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim).

Bupati Kotim Halikinnor mengenang almarhum sebagai sosok pemimpin yang ramah dan mudah bergaul dengan semua kalangan.

"Beliau orang yang supel bergaul karena beliau baik dengan pemuda maupun yang tua. Oleh karena itu dia disenangi sebagai Camat Baamang," ujar Halikinnor, Kamis, 26 Maret 2026.

Sufiansyah termasuk camat yang cukup lama menjabat di wilayah tersebut karena kedekatannya dengan masyarakat serta kiprahnya dalam membangun daerah.

"Juga cukup lama sebagai Camat Baamang karena disenangi dan banyak bergaul, banyak kiprah beliau. Kami berterima kasih atas jasa pengabdian selama bertugas sebagai PNS," tambahnya.

Halikinnor mengatakan, almarhum sebenarnya belum memasuki masa pensiun. Masa pengabdiannya masih tersisa 2 tahun lagi. Namun, takdir berkata lain.

"Beliau belum memasuki pensiun, masih kurang dari dua tahun lagi, tetapi Allah memanggil dan sudah saatnya beliau kembali. Semoga khusnul khotimah," katanya.

Ia menegaskan, almarhum merupakan salah satu putra terbaik daerah yang telah mengabdikan diri dalam berbagai jabatan sebagai aparatur sipil negara hingga dipercaya menjadi Camat Baamang.

"Untuk itu kita merasa kehilangan dan kita sama-sama berdoa semoga almarhum diterima segala amal ibadah, diampuni segala dosa dan kesalahannya. Kita juga berdoa semoga keluarga yang ditinggalkan mendapat ketabahan dan kesabaran serta keikhlasan. Insya Allah kita doakan beliau khusnul khotimah. Kami pemerintah daerah berduka cita sedalam-dalamnya," pungkasnya. 

Diketahui, Sufiansyah menghembuskan napas terakhir pada Kamis, 26 Maret 2026 pukul 14.27 WIB di RSUD dr Murjani Sampit setelah menjalani perawatan akibat sakit yang dideritanya. (DEWI PATMALASARI/j)