BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pembangunan dermaga dan sumur bor di Desa Tambak Bajai, Kecamatan Dadahup Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah tertunda akibat banjir. Pembangunan yang menggunakan dana desa tersebut harus ditunda hingga tahun depan.
"Kita melakukan monitoring pembangunan desa yang bersumber dari anggaran dana desa (ADD) dan dana desa (DD). Dan ternyata kondisi di lapangan Desa Tambak Bajai tidak bisa dilanjutkan akibat banjir. Debit air pun sampai lutut orang dewasa," beber Citra G Silay, anggota Tim Monitoring Kecamatan Dadahup kepada Borneonews via telepon Senin (26/12/2016).
Menurut Citra, kondisi ini merupakan salah satu keadaan yang terjadi di luar kehendak (post majeure) para pemangku kepentingan, dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya. Akibatnya, kewajiban yang ditentukan dalam surat perjanjian menjadi tidak dapat dipenuhi karena bencana alam.
"Pembangunan DD tahap II harus tertunda akibat desa dalam keadaan force majeure. walau pun banjir warga masih melakukan aktivitas sehari-hari mengunakan perahu," ungkapnya.
Citra mengatakan proyek ini bukan gagal dibangun, tetapi lebih karena faktor bencana alam. (JIMMY NAPOLEON/B-10)
Pembangunan Dermaga dan Sumur Bor Desa Tambak Bajai Kapuas Tertunda
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pekab Gumas Bagikan Bantuan Bibit Cabai hingga Tomat untuk Masyarakat
Dua Gol Nicolas Jackson bawa Aston Villa Tekuk Man City 2-1
Ikut Manugal, Wakil Bupati Gumas Ajak Masyarakat Manfaatkan Lahan
Dortmund Puncaki Klasemen setelah Kalahkan Frankfurt 1-0
DKUKMPP Kotim Ajak Masyarakat Dukung Pasar Rakyat, Belanja Lokal Gerakkan Ekonomi Daerah
Arsenal Samai Poin Man City setelah Tekuk Everton 2-0
Komentar (0)
Memuat komentar…







