BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, mencatat capaian positif dalam realisasi pendapatan daerah pada Tahun Anggaran 2025.
Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno, mengungkapkan bahwa pendapatan daerah berhasil melampaui target yang telah ditetapkan, dengan capaian sebesar 102,02 persen.
“Dari target sebesar Rp3,004 triliun, realisasi yang dicapai mencapai Rp3,064 triliun,” ujarnya saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2025, dalam rapat paripurna DPRD Kapuas, Kamis, 26 Maret 2026.
Ia menjelaskan, kontribusi terbesar terhadap pendapatan daerah masih didominasi oleh pendapatan transfer. Tercatat, pendapatan transfer mencapai Rp2,796 triliun atau 98,68 persen dari target Rp2,829 triliun.
Dari jumlah tersebut, porsi terbesar berasal dari transfer pemerintah pusat dengan realisasi Rp2,677 triliun atau 97,95 persen dari target Rp2,733 triliun.
Sementara itu, pendapatan transfer antar daerah justru melampaui target. Dari target sekitar Rp96 miliar, realisasi yang dicapai mencapai Rp119,71 miliar atau sebesar 124,67 persen.
Di sisi lain, Pendapatan Asli Daerah (PAD) menunjukkan kinerja yang sangat menggembirakan. Dari target Rp174,99 miliar, realisasi hingga akhir 2025 mencapai Rp267,93 miliar atau setara 153,11 persen.
“Ke depan, peningkatan PAD akan terus menjadi fokus pemerintah daerah agar kemandirian fiskal semakin kuat,” tambahnya.
Selain menyampaikan LKPj, dalam rapat paripurna tersebut juga diajukan sebanyak 10 rancangan peraturan daerah (Raperda) untuk dibahas lebih lanjut bersama DPRD Kapuas.
Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kapuas Ardiansah, didampingi Wakil Ketua I Yohanes dan Wakil Ketua II Berinto. Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah anggota DPRD, Sekretaris Daerah Kapuas Usis I. Sangkai, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemerintah setempat.









