BORNEONEWS, Tokyo – Jepang dan Uni Eropa menyatakan komitmen bersama untuk meredakan ketegangan konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang semakin memanas di kawasan Timur Tengah.
Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan antara Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi dan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas, di sela forum pertemuan Menteri Luar Negeri negara-negara G7 di Cernay-la-Ville, dekat Paris, Kamis, 26 Maret 2026.
Dalam dialog strategis Jepang-Uni Eropa yang ketiga, kedua pihak menyoroti situasi keamanan global yang dinilai semakin kompleks dan penuh tantangan.
Motegi menegaskan pentingnya memperkuat kerja sama tidak hanya di sektor ekonomi dan perdagangan, tetapi juga pada bidang politik dan keamanan.
“Kami ingin memperdalam kolaborasi strategis, khususnya dalam menghadapi dinamika geopolitik global yang terus berkembang,” ujarnya.
Sementara itu, Kaja Kallas menilai dunia saat ini sedang menghadapi tantangan besar yang ditandai dengan meningkatnya persaingan kekuatan global, sehingga membutuhkan kerja sama yang lebih solid antarnegara.
Selain bertemu dengan Uni Eropa, Motegi juga melakukan sejumlah pertemuan bilateral dengan negara mitra lainnya.
Dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot, kedua pihak sepakat mendesak Iran untuk menghentikan aktivitas yang berpotensi mengganggu stabilitas kawasan.
Keduanya juga memperkuat komitmen kerja sama di sektor pertahanan dan keamanan ekonomi, menjelang rencana kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Jepang dalam waktu dekat.
Sementara itu, dalam pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri Inggris Yvette Cooper, Jepang dan Inggris sepakat meningkatkan kerja sama di bidang keamanan.
Saat ini, Jepang bersama Inggris dan Italia juga tengah menjalin kolaborasi dalam pengembangan pesawat tempur generasi terbaru sebagai bagian dari penguatan pertahanan bersama.
Langkah-langkah tersebut menunjukkan semakin intensnya upaya negara-negara besar dalam menjaga stabilitas global di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik.
ANTARA









