BORNEONEWS, Penajam Paser Utara – Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltim-Kaltara) menyalurkan bantuan pangan kepada ratusan ribu masyarakat penerima manfaat di wilayah setempat.
Tercatat sebanyak 323.824 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menjadi sasaran program bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng.
Kepala Perum Bulog Kanwil Kaltim-Kaltara, Musazdin Said, menyampaikan bahwa program tersebut bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung stabilitas harga pangan nasional.
“Bantuan ini diharapkan benar-benar tepat sasaran. Masyarakat juga dapat melaporkan jika terdapat ketidaksesuaian data,” ujarnya, Jumat, 27 Maret 2026.
Penetapan penerima bantuan mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) nasional. Dalam pelaksanaannya, pihak kelurahan melalui Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) turut dilibatkan guna memastikan keakuratan data.
Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam mempercepat distribusi sekaligus menjaga transparansi program. Kelurahan juga berperan sebagai titik utama penyaluran agar proses verifikasi lebih dekat dengan masyarakat.
Untuk periode Februari hingga Maret 2026, setiap KPM akan menerima bantuan berupa 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng. Penyaluran direncanakan dilakukan setelah perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.
Program bantuan pangan tersebut merupakan penugasan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) dengan target menjangkau sekitar 33 juta KPM di seluruh Indonesia.
Selain membantu masyarakat berpenghasilan rendah, program ini juga diharapkan mampu menjaga stabilitas harga beras dan minyak goreng di pasaran.
“Penyaluran cadangan pangan pemerintah tahun 2026 ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi,” tutupnya.
ANTARA









