BORNEONEWS, Tamiang Layang – Bupati Barito Timur, M Yamin, meninjau langsung aktivitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mitra Mandiri di Desa Matabu, Kecamatan Dusun Timur, Jumat, 27 Maret 2026, dalam rangkaian pemantauan kinerja perangkat daerah pascalibur Lebaran.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati melihat secara langsung berbagai hasil produksi masyarakat yang dikelola melalui BUMDes, seperti panen terung, telur bebek dan pisang. Ia menilai Desa Matabu mampu mengoptimalkan potensi lahan yang ada secara produktif dan berkelanjutan.
“Kita berada di Desa Matabu bersama Pak Kades dan teman-teman staf beliau, melihat langsung panen mereka, mulai dari terung, telur bebek dan pisang. Ini merupakan salah satu desa yang produktif memanfaatkan lahan yang ada,” ujarnya saat diwawancarai.
Menurut Yamin, keberadaan BUMDes tidak hanya berfungsi memenuhi kebutuhan masyarakat setempat, tetapi juga telah menjangkau pasar yang lebih luas. Ia menyebutkan, hasil produksi BUMDes Matabu bahkan pernah diserap untuk memenuhi kebutuhan Batalyon Infanteri TP 924/Uria Mapas.
“Selain untuk kebutuhan lokal, hasil panen mereka juga sudah dibeli oleh pihak luar. Bahkan kemarin sempat masuk untuk kebutuhan batalyon infanteri. Ini menunjukkan potensi ekonomi desa yang sangat menjanjikan,” katanya.
Bupati menegaskan, pengembangan BUMDes perlu terus diperkuat karena terbukti mampu meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat. Diversifikasi usaha melalui sektor hortikultura, perikanan dan peternakan juga dinilai menjadi model ekonomi desa yang terintegrasi.
“Harapan kita ke depan, BUMDes ini terus berkembang karena terbukti dapat meningkatkan PADes dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, kegiatan budidaya yang dikembangkan juga bisa menjadi percontohan dan sarana edukasi bagi warga desa,” tegasnya.
Lebih lanjut, Yamin mendorong adanya sinergi antara BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dalam memperkuat distribusi dan pemasaran produk desa. Ia menekankan bahwa kedua lembaga tersebut tidak perlu bersaing, melainkan saling melengkapi.
“Ke depan, BUMDes akan berjalan beriringan dan bersinergi dengan Koperasi Desa Merah Putih. Malahan nanti di koperasi, mereka bisa menjual produk yang diserap dari hasil usaha BUMDes. Jadi tidak harus bersaing satu sama lain,” jelasnya.
Sinergi tersebut dinilai penting untuk membangun ekosistem ekonomi desa yang kuat, mulai dari produksi, pengolahan hingga pemasaran, sehingga mampu mendorong kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.
Kunjungan Bupati disambut Kepala Desa Matabu, Juni Setiawan, bersama perangkat desa. Dalam kesempatan itu, Yamin juga membeli sayuran hasil kebun BUMDes Mitra Mandiri sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja keras masyarakat.
Langkah tersebut menjadi simbol dukungan nyata pemerintah daerah, sekaligus menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan desa bergantung pada komitmen bersama antara pemerintah, pengelola BUMDes dan masyarakat dalam mengelola potensi desa secara optimal. (AGUSTINUS BOLE MALO/J)









