BORNEONEWS, Nanga Bulik – Pembangunan infrastruktur dasar di sejumlah desa terpencil di Kabupaten Lamandau mulai menunjukkan perkembangan signifikan. Salah satu langkah nyata terlihat dari pemasangan tiang listrik di Desa Karang Mas, Kecamatan Lamandau, yang kini terus dikebut dengan progres yang semakin positif.
Kedatangan material jaringan listrik disambut antusias oleh masyarakat. Warga menilai kehadiran listrik akan membawa perubahan besar dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menegaskan bahwa percepatan pembangunan jaringan listrik merupakan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Masuknya listrik ke desa bukan hanya soal penerangan, tetapi juga menjadi pintu awal bagi kemajuan teknologi dan peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya, Jumat, 27 Maret 2026.
Ia juga menyampaikan bahwa program ini berjalan berkat sinergi dengan pemerintah pusat dan sejalan dengan arahan Presiden RI, Prabowo Subianto.
“Pemerintah pusat menargetkan seluruh desa di Indonesia harus mendapatkan akses listrik yang layak sebagai bagian dari pemerataan pembangunan,” tambahnya.
Di lapangan, pemasangan tiang listrik terus diawasi secara intensif. Tim teknis memastikan posisi tiang aman dan tepat agar distribusi listrik nantinya dapat berjalan lancar.
“Penempatan tiang harus diperhitungkan dengan matang agar aman dari potensi gangguan dan bisa mendukung distribusi listrik secara berkelanjutan,” jelasnya.
Dengan hadirnya listrik, berbagai sektor di Desa Karang Mas diharapkan ikut berkembang. Selain membantu aktivitas belajar di malam hari, listrik juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan usaha masyarakat.
“Listrik akan membuka peluang bagi UMKM desa untuk berkembang melalui penggunaan peralatan produksi berbasis listrik,” katanya.
Bupati menegaskan akan terus memantau pembangunan di desa lain. “Kami berharap seluruh pelosok Lamandau segera teraliri listrik secara merata demi mendukung kemandirian energi dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (NATALIA KRISTIN/J)









