BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Tim pendataan potensi investasi daerah dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), terus menggali berbagai sektor unggulan yang berpeluang dikembangkan.
Salah satu sektor yang menjadi perhatian adalah pertanian, khususnya budidaya buah naga kuning yang dinilai memiliki nilai ekonomis tinggi.
Pendataan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penyusunan peta potensi investasi daerah di Kobar. Belum lama ini, tim mendatangi kebun buah naga kuning milik Tanjung yang berada di Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan, Rabu, 25 Maret 2026.
Dalam kunjungan tersebut, tim tidak hanya melakukan pengumpulan data, tetapi juga berdialog langsung dengan pemilik kebun sambil menyusuri area perkebunan.
Kebun buah naga kuning tersebut memiliki luas kurang dari setengah hektare dan telah dikelola sejak beberapa tahun terakhir.
Selama berada di lokasi, tim juga berkesempatan mencicipi buah naga kuning yang dipetik langsung dari pohonnya.
Pemilik kebun, Tanjung, mengungkapkan dirinya mulai menanam buah naga kuning sejak tahun 2023.
“Saya mulai menanam buah ini sejak 2023, setahun kemudian baru mulai panen,” ujarnya.
Sementara itu, sang istri menambahkan bahwa hasil panen dari kebun tersebut cukup menjanjikan.
“Dari lahan ini, kami panen 4 kali setahun dengan hasil panen sekitar 500 kilogram tiap kali panen,” tuturnya.
Penata Kelola Penanaman Modal Madya DPMPTSP Kobar, Supitri Handayanie yang memimpin tim pendataan menjelaskan bahwa buah naga kuning memiliki potensi besar untuk dikembangkan di wilayah Kobar.
Menurutnya, tanaman ini tergolong masih jarang dibudidayakan, namun memiliki nilai jual yang tinggi di pasaran.
“Kami akan memasukkan budidaya buah naga kuning ini ke dalam peta potensi investasi Kobar agar masyarakat luas dapat mengetahui bahwa tanaman ini cocok tumbuh di Kobar,” jelas Supitri.
Ia menambahkan, langkah tersebut diharapkan dapat menarik minat investor, baik dari dalam maupun luar negeri.
Supitri juga mengajak masyarakat dan calon investor untuk mengakses informasi potensi investasi daerah melalui laman resmi DPMPTSP Kobar.
“Bagi masyarakat dan calon investor yang ingin mengetahui potensi investasi di Kobar, dapat mengakses laman DPMPTSP Kobar, kemudian masuk ke menu investasi dan pilih peta potensi investasi,” pungkasnya.
Sebagai informasi, buah naga kuning atau dikenal dengan varietas Golden Isis merupakan jenis premium dengan ciri kulit berwarna kuning cerah dan daging buah putih berbiji hitam.
Buah ini dikenal memiliki rasa yang lebih manis dibandingkan buah naga merah maupun putih, dengan tingkat kemanisan mencapai 18 hingga 21,5 persen.
Keunikan warna serta cita rasanya menjadikan buah naga kuning sebagai komoditas baru yang prospektif dan bernilai ekonomis tinggi di sektor pertanian. (DANANG/Y)









