PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) tercatat cukup tinggi, terutama ke kawasan konservasi dan destinasi alam yang menjadi daya tarik utama daerah.

Kondisi ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan peran sektor pariwisata sebagai salah satu pendorong perekonomian daerah.

Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalteng, Junaidi, menyampaikan permintaannya kepada pemerintah daerah untuk mengoptimalkan kawasan Tanjung Puting sebagai destinasi wisata unggulan provinsi.

Menurutnya, potensi yang dimiliki kawasan ini sangat besar dan layak untuk dikembangkan secara maksimal.

"Kawasan Tanjung Puting bukan hanya memiliki keindahan alam yang luar biasa, tetapi juga menjadi rumah bagi satwa langka seperti orangutan yang menjadi ikon pariwisata Kalteng di kancah internasional," ujar Junaidi, Sabtu, 28 Maret 2026.

Junaidi menekankan bahwa optimasi kawasan perlu mencakup berbagai aspek, mulai dari peningkatan fasilitas pendukung wisata, peningkatan kualitas pelayanan, hingga pengelolaan yang berkelanjutan.

Hal ini bertujuan untuk memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan sekaligus menjaga kelestarian ekosistem alam.

Selain itu, upaya promosi yang lebih masif juga diperlukan untuk memperkenalkan Tanjung Puting ke pasar wisata internasional. Dengan promosi yang tepat, diharapkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dapat terus meningkat dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pendapatan daerah serta kesejahteraan masyarakat sekitar.

Wakil Ketua III DPRD Kalteng juga mengajak berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah kabupaten yang menjadi wilayah kawasan Tanjung Puting, masyarakat lokal, dan pelaku usaha pariwisata, untuk bekerja sama dalam mengembangkan destinasi wisata ini.

"Kerjasama yang sinergis diyakini akan menjadi kunci keberhasilan dalam menjadikan Tanjung Puting sebagai destinasi wisata kelas dunia," pungkasnya. (PATHUR/Y)