BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah daerah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terus mematangkan persiapan keberangkatan calon jamaah haji tahun 2026 melalui kegiatan manasik haji yang digelar bersama Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) AR Rahman.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kobar, Muhammad Sanusi menyampaikan bahwa pelaksanaan manasik ini merupakan bagian dari upaya memberikan edukasi menyeluruh kepada calon jamaah haji, baik dari sisi teori maupun praktik ibadah.
Ia menjelaskan, sinergi antara pemerintah daerah dan KBIHU AR Rahman menjadi kunci dalam memastikan seluruh jamaah mendapatkan pembinaan yang optimal sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.
“Alhamdulillah, saat ini para calon jamaah haji telah mengikuti manasik yang diselenggarakan oleh KBIHU AR Rahman. Sampai saat ini mereka mendapatkan bimbingan dan pelayanan yang baik,” ujar Muhammad Sanusi, Minggu, 29 Maret 2026.
Lebih lanjut, Muhammad Sanusi mengungkapkan, bahwa jumlah calon jamaah haji asal Kabupaten Kobar tahun ini sebanyak 161 orang, yang seluruhnya dalam kondisi sehat dan siap diberangkatkan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Ia mengatakan, para jamaah dijadwalkan berangkat pada 29 April 2026 pukul 19.30 WITA, kemudian akan melanjutkan perjalanan menuju Arab Saudi pada 30 April 2026 pukul 19.30 WITA.
“Calon jamaah haji Kobar akan tergabung dalam kloter 5 bersama jamaah dari Palangka Raya. Total dalam satu kloter berjumlah sekitar 360 jamaah,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur PT Najah Hurrahman, Muhammad Rakhman menambahkan bahwa pelaksanaan manasik kali ini diikuti oleh gabungan jamaah haji reguler dan jamaah haji khusus dari pihaknya.
Disampaikan, total jamaah yang diberangkatkan melalui PT Najah Hurrahman pada tahun ini sebanyak 68 orang, dengan persiapan yang telah mencapai hampir 100 persen.
“Total jamaah yang berangkat tahun ini sebanyak 68 jamaah, dan Alhamdulillah persiapan sudah 99 persen aman,” ungkap Rakhman.
Muhammad Rakham berharap, melalui rangkaian manasik haji yang telah dilaksanakan, seluruh calon jamaah haji dapat menjalankan ibadah dengan lancar, sehat, serta pulang ke Tanah Air dengan kondisi baik dan sehat kembali.
Selain itu, ia juga menaruh harapan besar terhadap peningkatan kualitas penyelenggaraan haji ke depan, khususnya dengan kehadiran Kementerian Haji dan Umrah Indonesia yang diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. (NURITA/H)









