BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit diabetes yang kini mulai mengancam anak usia sekolah.
Ia menilai, perubahan pola hidup dan konsumsi makanan menjadi faktor utama meningkatnya kasus tersebut.
Rana mengatakan, anak-anak saat ini cenderung mengonsumsi makanan dan minuman tinggi gula, seperti minuman kemasan, jajanan manis, hingga makanan cepat saji. Kondisi ini, jika tidak dikendalikan, dapat memicu risiko terkena Diabetes sejak usia dini.
“Orang tua dan sekolah harus lebih memperhatikan pola makan anak. Jangan sampai kebiasaan konsumsi gula berlebih menjadi pemicu diabetes di usia muda,” ujarnya, Minggu 29 Maret 2026.
Ia juga menyoroti kurangnya aktivitas fisik pada anak akibat terlalu sering menggunakan gadget. Menurutnya, gaya hidup sedentari atau minim gerak menjadi salah satu faktor risiko yang mempercepat munculnya berbagai penyakit, termasuk diabetes.
Rana mendorong sekolah untuk aktif memberikan edukasi kesehatan kepada siswa, mulai dari pentingnya pola makan seimbang hingga rutin berolahraga. Selain itu, kantin sekolah juga diharapkan menyediakan makanan sehat dan bergizi.
“Sekolah harus menjadi lingkungan yang mendukung pola hidup sehat, bukan justru sebaliknya,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengajak orang tua untuk lebih selektif dalam memberikan asupan makanan kepada anak serta membatasi konsumsi gula harian. Pengawasan di rumah dinilai sangat penting agar kebiasaan sehat dapat terbentuk sejak dini.
Dengan sinergi antara pemerintah, sekolah, dan keluarga, Rana berharap kasus diabetes pada anak dapat dicegah, sehingga generasi muda tumbuh sehat, aktif, dan produktif di masa depan. (MARINI/H)









