BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Hingga akhir Desember 2016, penyerapan anggaran di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kotawaraingin Barat (Kobar) baru mencapai 66 persen. Sementara capaian fisik sudah 95 persen.
Kepala Dinas PU Kabupaten Kobar Agus Yuwono mengungkapkan, ada beberapa kendala yang menghambat penyerapan anggaran di Bumi Marunting Batu Aji itu. Ini terutama proyek yang anggarannya dari dana alokasi khusus (DAK) pemerintah pusat. Sebab, transfer dana dari pusat ke daerah sampai saat ini tidak kunjung terealisasi.
"Yang paling besar membuat serapan keuangan masih rendah dibanding dengan fisik karena DAK yang masih belum ditransfer ke Kobar," kata Agus di Pangkalan Bun. Selasa (27/12/2016).
Agus membeberkan, DAK yang belum disalurkan mencapai Rp60 miliar. Kondisi semacam ini tentu sangat mengganggu rekanan yang telah merampungkan pekerjaan. "Sebenarnya kami juga tidak mau kejadian seperti ini. Namun bagaimana lagi kalau memang dana dari pusat belum ditransfer," ujarnya.
Untuk mempercepat proses transfer, pihaknya mengaku telah mengirimkan staf ke pusat, untuk mempertanyakan soal DAK itu. Ternyata, kata Agus, bukan hanya Kobar yang mengalami keterlambatan. "Namun kita tetap optimis pemerintah pusat bakal segera menransfer dana tersebut. Sehingga capaian keuangan juga tinggi," bebernya.
Langkah lain yang diambil, imbuh Agus, yakni melakukan koordinasi dengan DPKD (Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah) Kobar, sehingga apabila ada dana transfer dari pusat dapat langsung dicairkan.(FAHRUDDIN FITRIYA/B-10)
Serapan Anggaran PU Kobar Baru 66 Persen
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Kalteng Prioritas Penanganan Karhutla, BNPB: Bantuan Luar Negeri untuk Teknologi Pemadaman
Komentar (0)
Memuat komentar…







