PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalimantan Tengah (Kalteng) Joni Harta mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Ajakan ini disampaikan seiring dengan meningkatnya perhatian terhadap masalah sampah dan dampak negatifnya terhadap ekosistem serta kualitas hidup masyarakat di wilayah Kalteng.

Salah satu poin yang ditegaskan adalah pentingnya mengurangi penggunaan kemasan plastik sekali pakai. Menurut Joni Harta, plastik sekali pakai merupakan salah satu penyumbang utama masalah sampah di berbagai wilayah, baik di darat maupun di perairan.

"Penggunaan yang berlebihan tidak hanya sulit terurai secara alami tetapi juga dapat mencemari sumber air dan merusak habitat satwa liar," katanya, Senin, 30 Maret 2026.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk menghindari pemborosan makanan. Pemborosan makanan tidak hanya menyebabkan pemborosan sumber daya alam yang digunakan dalam proses produksi, tetapi juga dapat menghasilkan limbah organik yang jika tidak dikelola dengan baik akan menjadi sumber pencemaran udara dan air.

Melalui pengelolaan makanan yang bijak, masyarakat dapat berkontribusi dalam mengurangi volume sampah sekaligus mendukung ketahanan pangan lokal.

Pemilahan sampah dari rumah juga menjadi bagian penting dari ajakan ini. Dengan memisahkan jenis sampah sejak di sumber, proses pengolahan sampah di tempat pembuangan akhir akan menjadi lebih efisien dan memungkinkan pemanfaatan kembali serta daur ulang bahan yang masih memiliki nilai ekonomi.

DLH Kalteng juga akan terus meningkatkan fasilitas pendukung untuk mendukung program pemilahan sampah ini.

Joni juga mengingatkan untuk selalu menggunakan wadah ramah lingkungan saat berbelanja atau berbagi makanan. Penggunaan tas kain, toples kaca, atau wadah makanan yang dapat digunakan berulang kali dapat secara signifikan mengurangi jumlah sampah kemasan yang dihasilkan.

Yang tidak kalah pentingnya adalah menghindari membuang sampah sembarangan. Tindakan sembarangan ini tidak hanya merusak keindahan lingkungan tetapi juga dapat menyumbat saluran air dan menyebabkan banjir serta penyebaran penyakit.

"Masyarakat diharapkan dapat menggunakan fasilitas pembuangan sampah yang telah disediakan dan turut serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal," pungkasnya. (PATHUR/j)