SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Angkutan Lebaran 2026 di Bandara H Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengalami peningkatan 25,63 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total pergerakan penumpang selama periode posko angkutan Lebaran 13-30 Maret 2026 mencapai 10.537 orang.

"Penumpang datang sebanyak 4.504 orang dan penumpang berangkat 6.033 orang. Secara total mencapai 10.537 orang, atau meningkat 25,63 persen dibandingkan tahun lalu," kata Kepala Bandara H Asan Sampit Abdul Haris melalui Tim Civil Aviation Publication Team (CAPT) Milianoor, Senin, 30 Maret 2026.

Selain peningkatan jumlah penumpang, pergerakan pesawat juga mengalami kenaikan. Tercatat sebanyak 134 pergerakan pesawat datang dan berangkat, dengan total kargo mencapai 31.378 kilogram.

Pada angkutan Lebaran tahun ini, terdapat dua maskapai yang beroperasi, yakni Nam Air dan Wings Air, yang melayani enam rute penerbangan. 

Adapun jadwal penerbangan selama periode angkutan lebaran 2026 maskapai Nam Air melayani rute Sampit-Jakarta setiap hari. Selanjutnya rute Sampit-Surabaya terjadwal hari Senin, Rabu, Kamis, Jumat dan Minggu. Kemudian Sampit-Semarang terjadwal Selasa, Kamis dan Sabtu. 

Sedangkan maskapai Wings Air rute Sampit-Banjarmasin terjadwal hari Selasa, Kamis, dan Sabtu. Kemudian rute Sampit-Surabaya hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Selanjutnya rute Sampit-Pangkalan Bun terjadwal Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Sedangkan Sampit-Palangka Raya terjadwal Senin, Rabu, Jumat dan Minggu. 

Hal ini berbeda dengan masa angkutan Lebaran tahun 2025 yang hanya dilayani satu operator, yakni Nam Air, dengan total 74 pergerakan pesawat mengangkut 8.387 penumpang dan kargo 31.820 kg.

Milianoor menjelaskan, secara umum operasional penerbangan selama masa angkutan Lebaran berjalan lancar tanpa kendala berarti. Meski sempat terjadi keterlambatan (delay), hal tersebut dinilai masih dalam batas wajar.

"Delay biasanya terjadi karena faktor cuaca, seperti kabut di pagi hari, dengan durasi sekitar 30 hingga 60 menit itu masih wajar. Tidak ada pembatalan penerbangan maupun kendala teknis yang signifikan," tambahnya.

Ia mengatakan, rute menuju Pulau Jawa menjadi yang paling diminati penumpang baik tujuan Jakarta, Semarang maupun Surabaya. Bahkan, tingkat keterisian kursi untuk rute tersebut terpantau selalu penuh selama periode Lebaran.

Selama periode angkutan lebaran juga terdapat 1 penerbangan tambahan (extra flight) dari maskapai Nam Air pada 21 Maret 2026 untuk mengakomodir kebutuhan penerbangan rute Sampit-Surabaya PP.

"Rute Jakarta paling tinggi karena tersedia setiap hari," ujarnya.

Sementara itu, rute antarwilayah di Kalimantan cenderung lebih sepi, kecuali rute menuju Banjarmasin yang masih mencatat tingkat keterisian cukup tinggi 60-64 orang dari total 72 seat.

Meski posko angkutan Lebaran telah resmi ditutup, aktivitas penumpang di Bandara H Asan Sampit masih terpantau ramai.

"Beberapa penerbangan sampai saat ini juga masih penuh meski posko sudah ditutup. Bahkan rute Jakarta penuh hingga 4 April 2026," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/y)