PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – DPRD Kota Palangka Raya menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan anggaran kebencanaan agar tepat sasaran dan akuntabel.

Wakil Ketua II DPRD Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung, mengatakan anggaran kebencanaan memiliki peran strategis dalam penanganan berbagai potensi bencana, seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga banjir musiman.

Menurutnya, pengelolaan anggaran tersebut harus dilakukan secara terbuka dan profesional agar publik mengetahui alur penggunaan dana.

“Keterbukaan anggaran kebencanaan penting agar masyarakat tahu bagaimana dana digunakan. Ini bagian dari akuntabilitas pemerintah kepada publik,” kata Nenie, Selasa, 31 Maret 2026.

Ia menegaskan, transparansi tidak cukup hanya melalui laporan formal. Pemerintah juga harus menyediakan akses informasi yang mudah dipahami masyarakat, sehingga publik bisa ikut mengawasi sekaligus memberi masukan.

DPRD, lanjutnya, akan memperkuat fungsi pengawasan untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan anggaran. Sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat juga dinilai penting dalam mengawal program kebencanaan.

“Pengawasan yang kuat dan keterbukaan informasi akan mencegah potensi penyalahgunaan anggaran serta meningkatkan kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Dengan keterbukaan tersebut, penanganan bencana di Palangka Raya diharapkan lebih efektif, responsif, dan tepat sasaran, sehingga dampaknya dapat diminimalkan. (MARINI/j)