PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), mengikuti Rapat Koordinasi penyusunan naskah kerja sama kegiatan Misi Dagang antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting di Ruang Rapat HM. Rafi’i Setda Kobar, Senin, 30 Marer 2026 kemarin. 

Rakor ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan pelaksanaan Misi Dagang yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 9 April mendatang. Adapun kegiatan puncak akan digelar di Ballroom Hotel Mercure Pangkalan Bun.

Sekda Kobar, Rody Iskandar menegaskan kegiatan misi dagang ini diharapkan mampu membuka peluang kerja sama perdagangan yang lebih luas.

Kerja sama tersebut tidak hanya melibatkan pemerintah daerah, tetapi juga pelaku usaha dari kedua provinsi.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting, untuk mempertemukan pelaku usaha lintas daerah sehingga dapat meningkatkan jejaring bisnis,” ujar Rody.

Ia menambahkan kegiatan ini juga diharapkan mampu memperluas akses pasar bagi produk-produk unggulan daerah. Misi dagang dinilai dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Rody juga menekankan pentingnya sinergi antar pemerintah daerah, dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Sinergi antar pemerintah daerah sangat diperlukan, guna memastikan kegiatan berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kobar, Fitriyana, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah persiapan.

Salah satunya melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan kesiapan peserta dari Kobar.

Ia menjelaskan, kuota peserta pelaku usaha dari Kalimantan Tengah dalam kegiatan tersebut berjumlah 100 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 50 pelaku usaha berasal dari Kabupaten Kotawaringin Barat.

“Kami mengutamakan pelaku usaha yang telah memiliki legalitas usaha seperti NIB, sertifikasi halal, dan dokumen pendukung lainnya,” jelas Fitriyana. Hal ini bertujuan agar pelaku usaha dapat langsung menjalin kerja sama secara profesional.

Rangkaian persiapan kegiatan ini, sebelumnya diawali dengan rapat koordinasi pendahuluan, bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah. 

Kemudian dilanjutkan dengan rapat lanjutan yang melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan misi dagang ini diinisiasi oleh Disdagperin Provinsi Kalimantan Tengah bekerja sama dengan Disperindag Provinsi Jawa Timur.

Konsep kegiatan tersebut adalah mempertemukan pelaku usaha besar maupun UMKM untuk menjajaki potensi transaksi dan kemitraan usaha.

Turut hadir dalam rakor tersebut jajaran Disperindagkop UKM Kobar.Di antaranya Kabid Industri Titik Elly Wina, Plt Kabid Perdagangan Muhamad Suhendra, serta Kabid UMKM Rita Novianti.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta peluang kerja sama konkret yang mampu meningkatkan daya saing produk daerah. Selain itu kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat konektivitas perdagangan antar provinsi. (DANANG)