BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kebakaran permukiman terjadi di Kelurahan Pulau Kupang RT 024, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas, Selasa, 31 Maret 2026 sekitar pukul 16.08 WIB. Peristiwa ini menghanguskan sejumlah rumah warga dan menimbulkan kepanikan di lingkungan.
Berdasarkan laporan Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Kapuas, api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain yang berada berdekatan. Warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum bantuan datang.
Kepala BPBD Kabupaten Kapuas, Pangeran S. Pandiangan segera menerjunkan tim begitu menerima laporan kejadian. Tim gabungan dari pemadam kebakaran dan TRC BPBD langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
“Begitu menerima laporan, kami langsung mengerahkan tim ke lokasi untuk melakukan pemadaman sekaligus kaji cepat terhadap dampak kebakaran,” ujar Pangeran.
Dari data sementara, sebanyak 7 kepala keluarga atau 25 jiwa terdampak dalam peristiwa tersebut. Tidak ada laporan korban jiwa, namun warga yang terdampak mengalami kerugian material cukup besar.
Rincian kerusakan meliputi enam unit rumah mengalami rusak berat, satu unit rusak sedang, dan dua unit lainnya rusak ringan.
Rumah yang terdampak tersebut milik warga bernama Rahmadi, Rudiansyah, Jariah, Nahdi, Abu Bakar, Mas’ud, dan Armansyah.
Pangeran menambahkan, hingga saat ini penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. BPBD terus berkoordinasi dengan aparat setempat guna memastikan penanganan berjalan optimal.
Selain itu, BPBD Kabupaten Kapuas juga telah menyiapkan bantuan kebutuhan mendesak bagi warga terdampak.
“Kami berupaya memastikan kebutuhan dasar korban terpenuhi, serta terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan desa untuk penanganan lanjutan,” pungkasnya. (SABRIANOOR/R)









