BORNEONEWS, Banjarmasin - Seorang bocah laki-laki dilaporkan tenggelam di Sungai Martapura, Banjarmasin, tepatnya di kawasan Jalan Melati, Sungai Bilu, Kecamatan Banjarmasin Timur, Selasa malam, 31 Maret 2025.
Informasi mengenai kejadian tersebut mulai beredar sekitar pukul 22.16 WITA. Warga dan relawan segera bergerak menuju lokasi setelah menerima kabar adanya seorang anak yang diduga tenggelam di sungai.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika orang tua korban merasa khawatir karena anaknya tidak kunjung pulang ke rumah hingga malam hari. Upaya pencarian pun dilakukan dengan menanyakan keberadaan korban kepada teman-temannya.
Salah satu teman korban kemudian menyampaikan bahwa korban sempat ikut berenang di sungai pada sore hari sekitar pukul 16.00 WITA. Keterangan ini menjadi petunjuk awal dalam pencarian yang dilakukan oleh keluarga dan warga.
“Jam 4 berenang, namun tidak pulang. Temannya juga bilang korban sempat ke tengah sungai lalu tidak terlihat lagi,” ujar Awi, seorang warga setempat.
Mendapat informasi tersebut, warga bersama relawan dan pihak berwenang, termasuk tim dari Satpol Airud, langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Pencarian berlangsung selama beberapa jam dengan menyisir aliran sungai.
Korban yang diketahui merupakan siswa kelas 6 SD, warga Gang Kenari, Jalan Veteran, akhirnya ditemukan sekitar pukul 23.25 WITA dalam kondisi meninggal dunia. Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka. (SABRIANOOR/j)









