KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas melakukan pendataan korban kebakaran yang melanda permukiman padat di RT 24, Kelurahan Pulau Kupang, Kecamatan Bataguh, Selasa, 31 Maret 2026.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.08 WIB itu menghanguskan sedikitnya tujuh unit rumah, mayoritas berbahan kayu, beserta seluruh isinya.

Kepala Pelaksana BPBD Kapuas, Pangeran S. Pandingan, mengatakan dari data sementara terdapat 19 jiwa terdampak dalam kejadian tersebut.

“Pendataan ini sebagai langkah awal untuk penanganan lanjutan bagi para korban,” ujarnya.

Adapun warga yang terdampak di antaranya Rahmadi dan Armansyah (rumah sewa), Rudiansyah dua jiwa, Jariah dua jiwa, Nahdi tiga jiwa, Abu Bakar empat jiwa, serta Masud enam jiwa. Sebagian rumah mengalami kerusakan berat hingga sedang.

BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik.

Akses menuju lokasi terbilang lancar melalui jalan beraspal. Sementara sumber air pemadaman berasal dari Sungai Kapuas yang berada di sekitar kawasan.

Pangeran mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat rumah ditinggal dalam keadaan kosong.

“Pastikan instalasi listrik aman, cabut peralatan yang tidak digunakan, dan periksa kembali peralatan memasak sebelum meninggalkan rumah,” pesannya.