BORNEONEWS, Kuala Kapuas — Sebanyak 123 pelajar SMA/SMK sederajat di Kabupaten Kapuas mengikuti seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 yang digelar berbasis digital.
Seleksi berlangsung selama dua hari, 30–31 Maret 2026, di Aula Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kapuas, dengan sistem ujian online yang diawasi ketat guna menjamin transparansi dan objektivitas.
Kepala Bidang Ideologi Wasbang Bakesbangpol Kapuas, Nanang Taufik, mengatakan seleksi tahap awal difokuskan pada tes Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) dan Tes Intelegensi Umum (TIU).
“Tes ini untuk mengukur pemahaman nilai Pancasila, wawasan kebangsaan, serta kemampuan intelektual peserta,” ujarnya, Rabu, 1 April 2026.
Ia menjelaskan, tes PIP menitikberatkan pada pemahaman ideologi dan komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sementara TIU menguji kemampuan logika, numerik, dan verbal.
Peserta yang memenuhi nilai ambang batas dan meraih peringkat terbaik akan melanjutkan ke tahapan berikutnya, meliputi tes kesehatan, parade, peraturan baris-berbaris (PBB), kesamaptaan, hingga wawancara.
Seleksi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan memiliki jiwa nasionalisme tinggi.
Nanang menambahkan, peserta terpilih nantinya akan bertugas mengibarkan bendera Merah Putih pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tingkat Kabupaten Kapuas.
“Diharapkan dari proses ini lahir anggota Paskibraka yang berkualitas dan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” pungkasnya.









