PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Plt Kepala BKPSDM Palangka Raya Fauzi Rahman mengungkapkan bahwa berdasarkan data akumulasi periode tahun 2025, 2026, dan 2027, terdapat sekitar 579 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya yang akan memasuki masa pensiun.

Data tersebut menjadi dasar pertimbangan bagi pihak pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pengadaan tenaga kerja baru.

Periode pertama yang menjadi fokus adalah tahun 2026, di mana diperkirakan kurang lebih 150 pegawai akan menjalani pensiun. Jumlah tersebut mencakup berbagai bidang kerja yang memiliki peran penting dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan publik di kota ini.

Berdasarkan perhitungan dan analisis terhadap data pensiun tersebut, Pemko Palangka Raya sedang mempertimbangkan untuk membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

"Langkah ini bertujuan untuk menggantikan tenaga yang akan keluar karena pensiun, terutama pada sektor-sektor yang sangat dibutuhkan," katanya, Rabu, 1 April 2026.

Sektor yang menjadi prioritas dalam pengadaan CPNS adalah tenaga kesehatan, teknis, dan guru. Ketiga bidang ini dinilai memiliki peran krusial dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Palangka Raya, sehingga keberadaan tenaga yang memadai sangat diperlukan.

Terhadap rencana pengadaan CPNS tersebut, Fauzi Rahman menyampaikan bahwa Pemko Palangka Raya telah mengajukan usulan formasi CPNS ke pihak terkait. Usulan ini disusun dengan memperhatikan kebutuhan aktual dan perencanaan jangka menengah pemerintah daerah.

Namun demikian, rincian mengenai formasi yang diajukan, seperti jumlah kuota per bidang, kualifikasi yang dibutuhkan, serta jadwal pelaksanaan seleksi CPNS, akan disampaikan secara lebih rinci di kemudian hari.

"Kita akan memberikan informasi terperinci terkait formasi CPNS tersebut setelah proses verifikasi dan koordinasi dengan pihak berwenang selesai," tambahnya. (PATHUR/H)