BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Palangka Raya telah merilis data mengenai kejadian kebakaran yang terjadi selama triwulan pertama periode Januari hingga Maret 2026.
Data tersebut mencatat jumlah kejadian yang perlu menjadi perhatian bersama bagi seluruh masyarakat di wilayah kota tersebut.
Plt Kepala Disdamkarmat Palangka Raya Urianinu Napulangit Lundjen mengungkapkan bahwa pada periode tersebut tercatat sebanyak 27 kejadian kebakaran yang terjadi di berbagai kecamatan di Palangka Raya.
Angka tersebut menjadi dasar evaluasi dan juga peringatan untuk meningkatkan upaya pencegahan kebakaran di masa mendatang.
Dari rincian kecamatan, sebanyak 12 kejadian kebakaran terjadi di Kecamatan Pahandut dan sebanyak 12 kejadian juga tercatat di Kecamatan Jekan Raya. Sedangkan untuk Kecamatan Sebangau, tercatat sebanyak 3 kejadian kebakaran selama tiga bulan terakhir.
"Sementara untuk Kecamatan Bukit Batu dan Rakumpit belum ada kejadian kebakaran," ujarnya pada hari Kamis, 2 April 2026.
Kondisi tersebut menjadi titik positif yang dapat dijadikan contoh bagi wilayah lain dalam menjaga keamanan dari bahaya kebakaran.
Dengan adanya data kejadian kebakaran tersebut, pihaknya kembali mengingatkan seluruh masyarakat agar tetap waspada, terutama saat melakukan aktivitas yang berkaitan dengan penggunaan api atau listrik.
Kedua faktor tersebut menjadi salah satu penyebab utama terjadinya kebakaran di berbagai wilayah. Upaya pencegahan terjadinya kebakaran juga harus dilakukan sejak dini oleh setiap masyarakat.
"Beberapa langkah yang dapat dilakukan di antaranya adalah dengan mengganti kabel listrik yang sudah usia tua, memastikan peralatan listrik dalam kondisi baik, serta tidak sembarangan menggunakan sumber panas atau api di lingkungan sekitar tempat tinggal," pungkasnya. (PATHUR/y)









