BORNEONEWS, Banjarmasin - Seorang pekerja bangunan dilaporkan tak berdaya saat berada di atas atap kompleks pergudangan Basirih, Jalan Gubernur Soebardjo, Kelayan Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Kamis, 2 April 2026 sekitar pukul 15.30 WITA.
Peristiwa tersebut sempat membuat warga sekitar panik, mengingat posisi korban berada di ketinggian dan sulit dijangkau. Informasi awal yang beredar menyebutkan korban masih berada di atas atap dan membutuhkan penanganan segera.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan dari BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Banjarmasin langsung bersiap menuju lokasi kejadian. Mengingat ketinggian bangunan, proses evakuasi membutuhkan peralatan khusus dan koordinasi yang matang.
Selain itu, Palang Merah Indonesia (PMI) juga turut bergerak ke lokasi untuk memberikan bantuan medis apabila diperlukan. Seluruh tim berupaya mempercepat proses evakuasi guna menghindari risiko yang lebih besar terhadap korban.
Berdasarkan dokumentasi di lokasi, terlihat sejumlah petugas mengenakan perlengkapan keselamatan dan helm berusaha mengevakuasi korban menggunakan tangga panjang.
"Korban diturunkan secara perlahan dengan bantuan tali pengaman, sementara petugas lain bersiaga di bawah," ucap Ali, warga setempat.
Suasana di lokasi terlihat cukup tegang, dengan beberapa petugas saling berkoordinasi dan menopang tangga agar tetap stabil. Kehadiran PMI juga terlihat bersiaga di sekitar lokasi untuk memberikan penanganan lanjutan setelah korban berhasil dievakuasi.
Setelah melalui proses yang cukup menegangkan, korban akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab korban tak berdaya di atas atap, namun penanganan cepat dari tim gabungan berhasil mencegah kemungkinan terjadinya hal yang lebih fatal. (SABRIANOOR/H)









