BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupatrn Kapuas melalaui Wakil Bupati Kapuas, Dodo, meninjau langsung lokasi kebakaran yang melanda SDN 1 Lamunti di Kecamatan Mantangai, Kamis, 2 April 2026. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah sekaligus memastikan langkah cepat penanganan pascakebakaran dapat segera dilakukan.
Kebakaran yang terjadi pada Rabu, 1 April 2024 sekitar pukul 16.00 WIB itu menghanguskan sebagian besar bangunan sekolah, terutama bagian atap dan ruang kelas. Kondisi tersebut berdampak langsung pada terganggunya proses belajar mengajar para siswa.
Dalam peninjauan tersebut, Wakil Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan memprioritaskan keberlangsungan pendidikan bagi para siswa. Ia menyampaikan bahwa anak-anak harus tetap mendapatkan hak belajar meskipun berada dalam situasi darurat.
“Kita ingin memastikan anak-anak tetap bisa belajar meskipun dalam kondisi darurat. Penanganan cepat akan menjadi prioritas,” ujarnya di hadapan para guru dan masyarakat setempat.
Pemerintah daerah juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan serta instansi terkait untuk menyiapkan langkah-langkah darurat, termasuk kemungkinan penggunaan ruang belajar sementara agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan.
Selain itu, upaya pendataan kerusakan dan rencana pemulihan terus dilakukan. Pemerintah Kabupaten Kapuas berkomitmen mengambil langkah cepat dan terukur agar aktivitas pendidikan di SDN 1 Lamunti dapat segera kembali normal, serta memberikan rasa aman dan kepastian bagi para siswa dan tenaga pendidik. (SABRIANOOR/H)









