MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan masuk dalam nominasi kabupaten/kota se-Indonesia yang dinilai berhasil menurunkan angka pengangguran.

Penghargaan ini diberikan dalam kegiatan Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Dimensi Penurunan Tingkat Pengangguran yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri.

Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting dan diikuti oleh sejumlah perangkat daerah terkait. Hadir dalam kegiatan ini Kepala Disnakertranskop UKM bersama Kepala Bidang Ketenagakerjaan, serta Kepala Bapperida didampingi Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan.

Keterlibatan lintas sektor ini mencerminkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam mengintegrasikan kebijakan dan inovasi untuk menekan angka pengangguran.

Kabupaten Barito Utara menjadi satu dari 4 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Tengah yang berhasil meraih nominasi nasional.

Penilaian ini diberikan kepada daerah yang menunjukkan tren positif dalam menurunkan tingkat pengangguran melalui kebijakan yang inovatif, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Bupati Barito Utara, Shalahuddin diwakili oleh Wakil Bupati, Felix Sonadie Y Tingan memaparkan strategi percepatan penurunan pengangguran di hadapan tim penilai dari Kemendagri.

Dalam penyampaiannya, Wakil Bupati membawakan materi berjudul “Strategi Percepatan Penurunan Pengangguran di Kabupaten Barito Utara Tahun 2026” selama 15 menit, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama tim penilai.

Dalam presentasi tersebut dijelaskan bahwa Kabupaten Barito Utara menunjukkan komitmen serius dalam upaya menurunkan angka pengangguran. Hal ini tercermin dari capaian Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 4,54 persen pada 2025.

Capaian tersebut didukung oleh pertumbuhan ekonomi daerah yang positif serta meningkatnya partisipasi angkatan kerja.

Selain itu tren penurunan TPT yang konsisten sejak 2021-2025 menjadi indikator kuat keberhasilan kebijakan perluasan kesempatan kerja.

Dalam kurun waktu empat tahun terakhir, Kabupaten Barito Utara berhasil menciptakan sebanyak 22.164 lapangan kerja baru, yang menjadi bukti nyata keberhasilan program ketenagakerjaan yang dijalankan.

Wakil Bupati menegaskan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi dan kolaborasi berbagai pihak.

Disnakertranskop UKM secara konsisten melaksanakan berbagai program strategis, seperti pelatihan kerja berbasis kompetensi, sosialisasi ketenagakerjaan, penyediaan informasi bursa kerja, serta fasilitasi program pemagangan di berbagai perusahaan.

Di akhir presentasinya, Wakil Bupati kembali menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mengawal kebijakan penurunan pengangguran secara berkelanjutan dan inklusif.

Melalui berbagai upaya ini Pemerintah Kabupaten Barito Utara optimistis mampu mempertahankan tren positif penurunan angka pengangguran sekaligus menciptakan lapangan kerja yang berkualitas dan inklusif bagi seluruh masyarakat.

Prestasi ini juga diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan inovasi dalam pembangunan ketenagakerjaan, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan visi pembangunan daerah “Barito Utara Maju, Tumbuh Pesat, Sejahtera dan Berkeadilan. (RAMADHANI/R)