SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Sebanyak 34 tim dari kategori junior dan senior berlaga dalam Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) perdana di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). 

"Ada 34 tim junior dan senior yang berlaga pada kejurcab perdana ini yang diselenggarakan selama 2-3 hari," kata ketua ORADO Kotim Endra Rosana, Sabtu, 4 April 2026.

Kejurcab ORADO Kotim mulai dilaksanakan Jumat malam, 3 April 2026, di salah satu kafe Jalan Gatot Subroto, Sampit. Dalam pembukaannya dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kotim Muhammad Irfansyah, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kotim Riskon Fabiansyah, dan Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Ferry Khaidir.

Endra menjelaskan, terbentuknya Orado Kotim dilatarbelakangi tingginya minat masyarakat terhadap permainan domino yang kini telah berkembang menjadi olahraga resmi.

"Cikal bakal terbentuknya organisasi Orado ini, karena melihat animo masyarakat seluruh Indonesia sampai ke tingkat RT/RW sudah mengetahui, ataupun sudah menyukai olahraga domino ini. Dulunya yang masih permainan, sekarang sudah dijadikan olahraga," ujarnya. 

Endra menambahkan, meski Kejurcab ini merupakan yang pertama kali digelar, sebelumnya pihaknya telah melaksanakan kegiatan ekshibisi sebagai ajang sosialisasi kepada masyarakat.

"Kejuaraan cabang yang kita laksanakan ini adalah memang kali pertama, namun sebelumnya kita sudah ada ekshibisi yang kita laksanakan sebelum Idul Fitri kemarin. Itu sudah kita laksanakan eksibisi sekaligus dalam rangka sosialisasi kemasyarakat untuk pengenalan, penyemaan, pemahaman terkait aturan-aturan Orado," katanya.

Melalui kejuaraan ini, Orado Kotim menargetkan akan memilih empat tim terbaik untuk mewakili daerah pada ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) yang dijadwalkan berlangsung pada 13–14 April 2026.

Jika berhasil meraih prestasi di Kejurprov, para atlet domino Kotim berpeluang melaju ke tingkat nasional pada 24-26 April 2026 di Bogor.

Endra juga menilai potensi olahraga domino di Kotim sangat besar, terlihat dari meningkatnya jumlah peserta dalam waktu singkat. Dari sebelumnya hanya sekitar 10 tim saat ekshibisi, kini meningkat menjadi 34 tim pada Kejurcab.

"Kalau dari segi animo ini sangat luar biasa. Jadi saya kira ini apabila kita secara massal, pesertanya akan melebihi ekspektasi sebenarnya," ungkapnya.

Ke depan, Orado Kotim berencana menggelar Kejurcab kedua dengan skala yang lebih besar, yang ditargetkan berlangsung pada Agustus 2026 bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kemerdekaan.

"Target kami mudah-mudahan bisa menyelenggarakan kejurcab kedua, itu targetnya di bulan Agustus, karena kan momentum biasanya 17-an. Target kami mudah-mudahan bisa sampai 100 tim lebih itu kita harapkan," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/j)