BANJARMASIN –

BORNEONEWS, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin menyiapkan langkah penanganan terhadap jembatan titian di kawasan Murung Selong, Banjarmasin Timur, yang mengalami kerusakan cukup parah dan membahayakan warga.

Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR mengatakan pihaknya memberikan perhatian khusus terhadap kondisi jembatan berkonstruksi kayu tersebut, yang menjadi akses utama masyarakat setempat.

“Saya sudah meninjau langsung kondisinya, memang cukup parah dan berisiko bagi keselamatan warga yang melintas,” ujarnya, Sabtu, 4 April 2026.

Jembatan titian merupakan infrastruktur khas di kawasan permukiman tepian sungai di Banjarmasin, yang umumnya hanya dapat dilalui kendaraan roda dua dan pejalan kaki.

Berdasarkan hasil peninjauan, jembatan Murung Selong yang memiliki panjang ratusan meter mengalami kerusakan di berbagai titik, seperti bagian berlubang hingga perbaikan tambal sulam yang tidak lagi layak.

Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan kecelakaan, terutama bagi anak-anak dan lanjut usia yang setiap hari menggunakan akses tersebut.

Pemerintah kota pun memastikan akan segera mengambil langkah perbaikan agar jembatan kembali aman dan nyaman digunakan masyarakat.

Selain penanganan jembatan Murung Selong, Pemkot juga akan melakukan pendataan terhadap jembatan titian lain yang memerlukan perbaikan segera.

Yamin menegaskan bahwa infrastruktur dasar seperti jembatan titian merupakan kebutuhan vital masyarakat dan menjadi prioritas pembangunan daerah.

“Ini bagian dari identitas Banjarmasin sebagai kota seribu sungai yang harus terus dijaga,” tuturnya.

ANTARA