PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP melalui Divisi Penyaluran Dana Sektor Hulu Perkebunan atau PDSHP Kelapa bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Jember menggelar sosialisasi program pengembangan komoditas kelapa sektor hulu.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas TPHP Kabupaten Jember ini dihadiri sekitar 110 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, kelompok tani (poktan), gabungan kelompok tani (gapoktan), serta koperasi. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas TPHP Kabupaten Jember, Moh Djamil, Kepala Divisi PDSHP Kelapa, Triana Meinarsih, serta tim dari BPDP dan Dinas TPHP.

Dalam sambutannya, Moh Djamil menegaskan bahwa dukungan pendanaan dari BPDP menjadi bukti perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan sektor perkebunan di daerah, khususnya komoditas kelapa yang menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat.

"Kami berharap, kegiatan sosialisasi ini dapat menjadi langkah awal dalam pelaksanaan program di lapangan," kata Djamil dalam rilis BPDP pada Sabtu, 4 April 2026.

Dengan demikian, para petani dapat memahami sekaligus memanfaatkan peluang bantuan yang disediakan pemerintah melalui BPDP.

Sementara itu, Kepala Divisi PDSHP Kelapa, Triana Meinarsih mengatakan bahwa sosialisasi difokuskan pada pemahaman skema program peremajaan kebun kelapa rakyat, termasuk mekanisme penyaluran dana untuk sarana dan prasarana pendukung.

"Program ini dirancang untuk mendorong peningkatan produktivitas kebun kelapa yang selama ini dikelola masyarakat," katanya.

Selain itu, program peremajaan kelapa rakyat juga diharapkan mampu menjaga keberlanjutan sektor perkebunan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat yang bergantung pada komoditas tersebut. Pemerintah pun mendorong sinergi antara petani dan pemangku kepentingan agar program berjalan optimal di lapangan. (TESTI PRISCILLA/j)