SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Ferry Khaidir mendorong olahraga domino menjadi sarana pembinaan generasi muda ke arah yang lebih positif, khususnya di Kotawaringin Timur (Kotim) yang dinilai rawan terhadap penyalahgunaan narkoba.

"Olahraga ini sangat dikenal masyarakat. Kita berharap kegiatan seperti ini bisa mengarahkan pemuda ke hal-hal positif, apalagi Kotim termasuk zona merah narkoba," ujarnya, Sabtu, 4 April 2026.

Ia menjelaskan, domino yang sebelumnya hanya dikenal sebagai permainan masyarakat kini telah berkembang menjadi salah satu cabang olahraga yang memiliki aturan dan jenjang kompetisi resmi.

"Kita lihat sekarang domino sudah naik kelas, bukan sekadar permainan lagi, tetapi sudah menjadi cabang olahraga," tambahnya.

Ferry berharap melalui kejuaraan tingkat kabupaten (kejurcab), akan lahir atlet-atlet domino potensial dari Kotim yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi, bahkan mewakili Kalimantan Tengah di level nasional.

"Harapannya tentu ada atlet domino dari Kotim yang bisa mewakili Kalteng hingga ke tingkat nasional," kata Ferry Khaidir.

Ia menyebut, kejuaraan domino tidak berhenti di tingkat kabupaten, tetapi akan berlanjut ke tingkat provinsi melalui kejuaraan daerah (kejurda), hingga kejuaraan nasional (kejurnas). Untuk itu, ia mendorong peran Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kotim dalam melakukan pembinaan atlet secara berkelanjutan.

"Kami berharap organisasi yang menaungi, seperti Orado Kotim, bisa terus melakukan pembinaan agar olahraga ini berkembang dan melahirkan atlet berprestasi," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/y)