PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Komunikasi Informasi, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) memberikan peringatan keras kepada masyarakat terkait beredarnya informasi penipuan yang mengatasnamakan Gubernur Kalimantan Tengah.

Informasi palsu tersebut menawarkan sebuah program bantuan namun di dalamnya meminta data pribadi serta memungut biaya tertentu dari masyarakat. Hal ini langsung dibantah oleh pihak berwenang sebagai upaya kejahatan di dunia maya.

Plt Kepala Diskominfosantik Provinsi Kalteng, Rangga Lesmana, menegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut dipastikan adalah hoax atau penipuan. Masyarakat diminta untuk tidak mudah mempercayai berita yang belum jelas kebenarannya.

"Jangan mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya," tegas Rangga Lesmana Minggu 5 April 2026.

Lebih lanjut, ia mengimbau agar warga tidak sembarangan mengirimkan data pribadi maupun mengirimkan sejumlah uang kepada pihak-pihak yang tidak jelas dan tidak resmi. Hal ini dilakukan demi mencegah terjadinya kerugian bagi masyarakat.

"Yuk, jadi masyarakat yang cerdas dan bijak dalam bermedia sosial. Selalu cek kebenaran informasi sebelum membagikannya," tutupnya. (PATHUR/H)