KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Aktivitas gempa bumi di wilayah Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Kapuas, umumnya tidak dirasakan masyarakat karena berskala kecil. Namun, fenomena ini tetap menjadi perhatian karena berpotensi berkembang menjadi lebih besar jika sumber gempa belum teridentifikasi secara menyeluruh.

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, gempa bermagnitudo 3,3 terjadi pada Senin, 30 Maret 2026 pukul 17.04.51 WIB di sekitar 90 kilometer selatan Kapuas dengan kedalaman 10 kilometer.

Jika dilihat dari titik koordinat, gempa tersebut berada di wilayah Kecamatan Mantangai. Hingga kini, belum ada laporan warga yang merasakan getaran dari peristiwa tersebut.

Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan, Rasmid, menjelaskan bahwa gempa tersebut dipicu oleh aktivitas sesar lokal yang belum diketahui secara pasti karakteristiknya.

“Belum kita identifikasi dengan baik berapa panjangnya, jadi kita belum bisa memprediksi besaran gempa yang mungkin ditimbulkan nantinya,” jelasnya, Minggu, 5 April 2026.

Selain itu, wilayah sekitar juga dipengaruhi oleh struktur geologi seperti Cekungan Barito yang memiliki potensi pergerakan batuan di bagian pinggirannya. Penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan apakah aktivitas gempa di wilayah ini dapat berkembang menjadi lebih besar di masa depan. (SABRIANOOR/H)