BORNEONEWS, Muara Teweh - Tim SAR melakukan pencarian terhadap seorang anggota Polri dan satu orang anak buah kapal (ABK) yang hilang di Sungai Barito Kabupaten Barito Utara, Sabtu malam (4/4/2026).
"Tim gabungan melakukan pencarian hari pertama ini menyusuri sungai radius sampai 500 meter dari titik kejadian, namun kedua korban belum ditemukan," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Utara, Rizali Hadi di Muara Teweh, Minggu 5 April 2026.
Belum diperoleh informasi lengkap mengenai kronologis kedua korban hilang di Sungai Barito.
Namun informasi yang dihimpun dari sejumlah warga menyebutkan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (4/4) malam sekitar pukul 21.00 WIB saat Kapal Mitra Jaya V yang akan bersandar di Dermaga PT Multi Persada Gatramegah (MPG) untuk mengisi minyak sawit mentah (CPO) di kawasan Dermaga ujung.
Saat kapal hendak sandar, diduga terjadi benturan sehingga anggota Polri bernama Bripda Vikma Setiawan yang mengawal kapal bermuatan CPO itu terjatuh ke sungai, kemudian seorang ABK Aleksandro Brianonggasa (25) berupaya menolong korban, namun keduanya tenggelam.
Kasat Reskrim Polres Barito Utara AKP Ricky Hermansyah dihubungi wartawan mempersilakan bertanya kepada Humas. "Sementara penanganan awal oleh Satpolair," ujar Ricky singkat lewat pesan WhatsApp.
ANTARA









