BORNEONEWS, Nanga Bulik - Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menegaskan pentingnya penguatan stabilitas keamanan sebagai fondasi pembangunan daerah. Hal ini ia sampaikan saat menerima kunjungan Kasrem 102/Panju Panjung Kolonel Inf Jajang Kurniawan di Nanga Bulik.
Pertemuan tersebut dimanfaatkan sebagai ruang diskusi strategis antara pemerintah daerah dan TNI dalam merespons dinamika sosial yang berpotensi memengaruhi pembangunan.
Dalam pertemuan itu, Bupati menyampaikan bahwa peran TNI tidak lagi terbatas pada aspek pertahanan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung percepatan pembangunan dan menjaga ketahanan sosial masyarakat. Ia menilai sinergi lintas sektor perlu diperkuat agar pemerintah daerah mampu menghadapi berbagai tantangan, mulai dari gangguan keamanan hingga persoalan sosial di masyarakat.
“Kehadiran TNI sangat kami rasakan, bukan hanya dalam menjaga keamanan tetapi juga dalam kegiatan sosial dan percepatan pembangunan,” ujar Bupati.
Ia menekankan bahwa kontribusi tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan program-program pembangunan daerah.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan prasyarat utama bagi investasi dan pembangunan infrastruktur. Menurutnya, tanpa kondisi yang kondusif, berbagai program pemerintah akan sulit berjalan optimal dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“Sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat harus terus diperkuat untuk mengantisipasi dinamika sosial serta potensi gangguan keamanan,” tambahnya. Ia juga mengingatkan bahwa upaya pencegahan harus dilakukan secara bersama dan berkelanjutan.
Pemkab Lamandau berharap komunikasi yang terjalin dalam pertemuan tersebut dapat ditindaklanjuti melalui langkah konkret di lapangan. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci untuk menciptakan kondisi daerah yang aman dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan serta berdampak nyata bagi masyarakat. (NATALIA KRISTIN/J)









