TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (DisdagkopUKM) membuka pengajuan Program NGUME (Ngihau Mahi Wunge), sebuah skema pembiayaan tanpa agunan yang ditujukan untuk memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Program ini menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah periode 2025–2030, dengan tujuan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penguatan sektor UMKM. Skema tanpa agunan diharapkan mampu menjangkau pelaku usaha kecil yang selama ini kesulitan mengakses pembiayaan formal dari perbankan.

Plt Kepala DisdagkopUKM Barito Timur, Junitariati, menegaskan bahwa program NGUME hadir sebagai solusi konkret bagi pelaku usaha yang ingin berkembang namun terbatas modal. 

“Program NGUME ini kami rancang untuk membantu UMKM naik kelas. Kami ingin pelaku usaha di Barito Timur memiliki akses yang lebih mudah terhadap permodalan tanpa harus terbebani jaminan,” terangnya, Senin, 6 April 2026.

Junitariati menjelaskan, program ini terbuka bagi masyarakat yang memiliki KTP Barito Timur, tidak sedang menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) di bank lain, serta memiliki usaha aktif minimal enam bulan. 

Selain itu, calon debitur juga harus berusia minimal 20 tahun, atau 18 tahun jika sudah menikah, dan tidak berstatus sebagai ASN maupun pegawai BUMN.

Untuk mempermudah proses, pengajuan dilakukan secara digital. Calon peserta cukup menyiapkan dokumen seperti KTP, Kartu Keluarga, Nomor Induk Berusaha (NIB), serta foto tempat dan produk usaha. Seluruh dokumen diunggah melalui sistem berbasis QR Code yang telah disediakan oleh DisdagkopUKM.

“Prosesnya kami buat sederhana dan transparan. Cukup scan QR Code, isi data diri, unggah dokumen, lalu kirim. Setelah itu tinggal menunggu proses verifikasi dari tim kami,” jelas Junitariati.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk memastikan koneksi internet yang stabil saat melakukan pendaftaran agar proses berjalan lancar. Selain itu, pihaknya membuka layanan informasi bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan selama proses pengajuan.

Dengan diluncurkannya program NGUME, pemerintah daerah berharap dapat mendorong lahirnya lebih banyak pelaku usaha mandiri serta meningkatkan daya saing UMKM lokal di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang. 

“Kami optimistis program ini akan memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat Barito Timur,” pungkasnya. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)