JAKARTA –

BORNEONEWS, Moskow – Uni Eropa menegaskan bahwa setiap serangan terhadap infrastruktur energi Iran merupakan tindakan ilegal dan tidak dapat diterima.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Dewan Uni Eropa, Antonio Costa, melalui platform X.

“Setelah lima minggu konflik di Timur Tengah, jelas bahwa hanya solusi diplomatik yang dapat menyelesaikan akar masalahnya. Setiap serangan terhadap infrastruktur sipil, khususnya fasilitas energi, adalah ilegal dan tidak dapat diterima,” ujarnya.

Ia menilai, masyarakat sipil menjadi pihak yang paling terdampak dalam konflik tersebut.

Menurut Costa, eskalasi yang terus berlangsung tidak akan menghasilkan perdamaian, melainkan memperpanjang ketegangan di kawasan.

Uni Eropa juga mendesak Iran untuk menghentikan serangan terhadap negara-negara di kawasan serta memulihkan kebebasan navigasi di Selat Hormuz.

“Eskalasi tidak akan menghasilkan gencatan senjata maupun perdamaian. Hanya negosiasi yang dapat mencapainya, terutama melalui upaya yang dipimpin mitra regional,” tegasnya.

Uni Eropa menekankan pentingnya jalur diplomasi sebagai satu-satunya cara untuk meredakan konflik dan menciptakan stabilitas di kawasan Timur Tengah.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti/ANTARA