PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Palangka Raya, Sri Ani Rintuh, menyoroti pentingnya perlindungan anak di ruang digital, khususnya dalam penggunaan platform media sosial seperti TikTok, Instagram, dan YouTube. 

Ia meminta agar keamanan akun anak di bawah umur diperketat, terutama yang belum memenuhi standar perlindungan digital.

Menurut Sri Ani, anak-anak menjadi kelompok yang sangat rentan terhadap berbagai risiko di dunia maya, mulai dari paparan konten tidak pantas hingga potensi penyalahgunaan data pribadi. Oleh karena itu, pengawasan dan penguatan sistem keamanan akun menjadi langkah yang mendesak.

“Platform media sosial harus lebih ketat dalam memastikan akun anak sesuai standar keamanan. Jangan sampai anak-anak terpapar risiko karena lemahnya pengawasan,” ujarnya, Selasa 7 April 2026.

Ia juga mendorong Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Palangka Raya serta Dinas Pendidikan untuk berperan aktif dalam memberikan edukasi literasi digital kepada pelajar. 

Menurutnya, pemahaman yang baik tentang penggunaan media sosial sangat penting untuk membentuk perilaku yang bijak di dunia digital.

Selain itu, Sri Ani menekankan bahwa peran orang tua tidak kalah penting dalam mengawasi aktivitas anak di media sosial. Orang tua diharapkan dapat lebih aktif mendampingi, termasuk memeriksa pengaturan privasi akun serta membatasi akses terhadap konten yang tidak sesuai usia.

“Ini tidak bisa hanya diserahkan ke pemerintah atau platform saja. Orang tua juga harus terlibat aktif dalam mengawasi anak-anaknya,” tegasnya.

Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah, orang tua, serta pihak platform digital menjadi kunci utama dalam menciptakan ekosistem digital yang aman bagi anak-anak.

Dengan langkah bersama tersebut, ia berharap anak-anak di Palangka Raya dapat memanfaatkan teknologi secara positif tanpa harus terpapar risiko yang dapat mengganggu tumbuh kembang mereka. (MARINI/H)