SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Warga di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengeluhkan kondisi listrik yang padam hidup pada Selasa, 7 April 2026 sore hingga malam hari.

Salah satu warga, Sari, mengaku kejadian tersebut mulai dirasakan sejak sekitar pukul 17.00 WIB di kawasan Kelurahan Baamang Hilir. Listrik sempat padam beberapa menit kemudian menyala kembali, namun kondisi itu terjadi berulang kali.

"Awalnya padam sebentar, lalu hidup lagi. Tapi kejadian itu berulang beberapa kali, bahkan sempat menyala redup," ujarnya.

Ia mengaku khawatir kondisi tersebut dapat merusak peralatan elektronik di rumahnya. Listrik di lingkungan sekitarnya akhirnya kembali normal sekitar pukul 19.30 WIB.

Kondisi serupa juga dirasakan warga di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, salah satunya Hadrianur. Dia menduga gangguan terjadi akibat penurunan tegangan listrik.

"Sepertinya tegangan listrik sedang down," ucapnya.

PLN ULP Sampit melalui akun media sosial resminya menyampaikan pemadaman terjadi akibat gangguan pada sistem transmisi. Dalam pengumuman tersebut disebutkan gangguan terjadi berdampak pada pemadaman listrik secara menyeluruh di wilayah Kotim dan Kabupaten Seruyan.

Berikut informasi PLN ULP Sampit dikutip dari akun media sosial resminya:

INFORMASI GANGGUAN ALIRAN LISTRIK

Selasa, 7 April 2026 Pukul 19.18 WIB s.d selesai 

Pelanggan PLN yang terhormat,

Kami informasikan bahwa telah terjadi padam menyeluruh yang diakibatkan oleh gangguan SISTEM TRANSMISI yang berdampak di daerah-daerah berikut: 

Kab. Kotawaringin Timur, Kab. Seruyan, dan sekitarnyax 

Kami memohon maaf atas ketidaknyamanannya. Selanjutnya akan kami informasikan update informasi aktual terkait penyebab dan proses penormalan listrik. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, terima kasih atas pengertiannya. 

PLN ULP SAMPIT

(DEWI PATMALASARI/j)