BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP resmi mengumumkan hasil seleksi lembaga penyelenggara Program Pelatihan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perkebunan Tahun 2026.
Pengumuman tersebut merupakan tindak lanjut dari proses seleksi dan penilaian proposal yang dilakukan berdasarkan Pengumuman Direktur Utama BPDP Nomor PENG-1/BPDP/2025.
Direktur Utama BPDP, Eddy Abdurrachman menyampaikan bahwa seluruh tahapan seleksi telah dilaksanakan secara transparan dan profesional.
"Lembaga yang dinyatakan lolos merupakan pihak yang telah memenuhi kriteria yang ditetapkan serta dinilai mampu mendukung peningkatan kualitas SDM di sektor perkebunan," kata Eddy pada Rabu, 8 April 2026.
Ia menegaskan, hasil seleksi tersebut bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. Keputusan ini diambil setelah melalui proses evaluasi menyeluruh terhadap proposal yang diajukan oleh masing-masing lembaga peserta seleksi.
Lebih lanjut, Eddy menjelaskan bahwa jumlah peserta untuk masing-masing jenis pelatihan akan ditetapkan melalui Surat Keputusan Direktur Utama BPDP. Penetapan tersebut akan disampaikan dalam waktu dekat atau melalui pembahasan lanjutan sesuai kebutuhan program.
Menurutnya, program ini menjadi bagian penting dalam mendorong pengembangan SDM perkebunan yang kompeten dan berdaya saing. BPDP juga terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan kepada para pemangku kepentingan melalui berbagai program strategis yang dijalankan.
“Dengan semangat Komoditas Perkebunan yang BAIK, yakni Bersih, Akuntabel, Integritas, dan Kesempurnaan, kami berkomitmen menjaga integritas serta mewujudkan kepuasan layanan para stakeholder. Ini juga bagian dari upaya menuju Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi,” ujar Eddy.
Ia menambahkan, masyarakat dapat menyampaikan pertanyaan maupun laporan terkait tugas dan fungsi BPDP melalui layanan call center yang telah disediakan.(TESTI PRISCILLA)









