BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya melalui Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) melakukan kegiatan monitoring di sejumlah sekolah.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 berjalan lancar dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
"Monitoring ini bertujuan mengecek kesiapan dan kelancaran proses ujian" kata Kepala Bidang Pembinaan SMP Aswani, Rabu, 8 April 2026.
Pihaknya memastikan tidak ada hambatan signifikan, baik terkait sarana prasarana seperti jaringan internet dan kelistrikan, maupun tingkat kehadiran peserta yang ditargetkan mencapai 100 persen.
Jumlah satuan pendidikan yang mengikuti TKA tahun ini mencapai 50 SMP dengan total peserta didik kelas 9 sebanyak 3.477 orang. Rinciannya terdiri dari 1.744 siswa laki-laki dan 1.733 siswa perempuan yang akan mengerjakan tes tersebut.
Pelaksanaan TKA berlangsung selama 4 gelombang, mulai tanggal 6 hingga 16 April 2026. Setiap gelombang terdiri dari 3 sampai 4 sesi ujian. Materi yang diujikan meliputi Bahasa Indonesia (literasi) dan Matematika (numerasi) yang merupakan irisan dari Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka.
Komposisi soal terdiri dari 70 persen dari pusat dan 30 persen dari daerah dalam bentuk pilihan ganda. Selain mengerjakan soal akademik, para peserta juga diminta mengisi survei lingkungan belajar dan survei karakter untuk mendapatkan data yang lebih komprehensif.
Tim monitoring telah meninjau langsung beberapa lokasi ujian, di antaranya SMPN 1, SMPN 2, SMPN 3, SMPN 6, SMPN 9, SMPN 11, SMPN 14, serta sejumlah sekolah swasta seperti SMP Guppi, SMP Katolik Santo Paulus, SMP Muhammadiyah, SMPIT Hasanka, dan SMP Santa Maria.
"Berdasarkan hasil monitoring hari ini tidak ada kendala dalam pelaksanaan TKA di Palangka Raya," pungkasnya. (PATHUR)









