PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS Palangka Raya – Dinas Sosial Kota Palangka Raya mengeluarkan peringatan kepada masyarakat untuk mewaspadai aksi penipuan yang mengatasnamakan instansi tersebut.

Berbagai modus kejahatan baru mulai beredar dan memanfaatkan nama Dinas Sosial untuk merugikan masyarakat.

Plt Kepala Dinas Sosial Palangka Raya, Riduan, membenarkan adanya upaya penipuan yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Modus yang digunakan cukup beragam, mulai dari undangan seminar atau kegiatan rehabilitasi yang palsu, hingga pemesanan katering dalam jumlah besar.

"Para pelaku juga sering meminta transfer dana dengan alasan biaya administrasi atau sebagai syarat pencairan bantuan sosial. Selain itu, mereka juga berusaha meminta data pribadi seperti foto KTP atau informasi sensitif lainnya melalui WhatsApp atau nomor pribadi," ungkap Riduan, Rabu, 8 April 2026.

Riduan menegaskan dengan tegas bahwa Dinas Sosial Kota Palangka Raya tidak pernah melakukan hal-hal tersebut.

Pihaknya tidak akan pernah meminta transfer uang ke rekening pribadi, tidak menghubungi masyarakat melalui nomor tidak resmi, serta tidak meminta data sensitif tanpa melalui prosedur yang sah dan berjenjang.

Masyarakat diimbau untuk selalu memastikan kebenaran informasi hanya melalui kanal-kanal resmi milik Dinas Sosial Kota Palangka Raya. Segala bentuk kegiatan resmi, penyaluran bantuan, maupun permintaan data pasti dilakukan secara transparan dan melalui prosedur yang jelas.

"Kami meminta kepada seluruh warga agar tetap waspada dan tidak mudah percaya. Jika menemukan indikasi penipuan atau pesan mencurigakan yang mengatasnamakan Dinas Sosial, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti," pungkasnya. (PATHUR/j)