BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Palangka Raya, Syaufwan Hadi, menegaskan pentingnya peran data dalam mendukung tata kelola pemerintahan di tengah pesatnya transformasi digital saat ini. Menurutnya, data kini bukan lagi sekadar kumpulan angka, melainkan aset strategis yang menentukan arah pembangunan.
Ia menyebutkan bahwa di era digital, data telah bertransformasi menjadi kekayaan baru yang memiliki nilai sangat tinggi. Bahkan, jika dikelola dengan baik, nilai data dapat melampaui sumber daya alam yang selama ini menjadi andalan.
“Di era transformasi digital yang kian melaju pesat, data bukan lagi sekadar angka di atas kertas. Data adalah ‘The New Oil’, kekayaan baru yang nilainya dapat melampaui sumber daya alam apabila dikelola dengan tepat,” ujar Syaufwan, Rabu, 8 April 2026.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dalam konteks pemerintahan, data berfungsi sebagai kompas utama dalam menentukan arah kebijakan. Dengan data yang akurat dan terintegrasi, pemerintah dapat merumuskan program yang lebih presisi, efisien, dan tepat sasaran.
Syaufwan juga menekankan pentingnya penguatan sistem pengelolaan data di lingkungan pemerintah daerah. Menurutnya, digitalisasi harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta infrastruktur teknologi yang memadai.
Ia berharap, Pemerintah Kota Palangka Raya dapat terus mengembangkan sistem berbasis data dalam setiap perencanaan dan pengambilan keputusan. Hal ini dinilai penting untuk menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks dan dinamis.
"Dengan pemanfaatan data yang optimal, kinerja pemerintahan akan semakin efektif, transparan, dan akuntabel, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Palangka Raya," pungkasnya. (MARINI/j)









